Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jatim Turunkan 45 Siswa di LKS Nasional, Fokus Sapu Prestasi
Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai saat memantau persiapan LKS peserta Jatim. Dok. Dindik Jatim.
  • Dinas Pendidikan Jawa Timur menurunkan 45 siswa dari 29 SMK untuk mengikuti 38 bidang kompetensi di LKS Nasional 2026 yang digelar secara hybrid, daring dan luring.
  • Kepala Dindik Jatim menegaskan tidak memasang target emas karena perubahan format lomba, namun fokus pada penampilan maksimal dan perolehan prestasi sebanyak-banyaknya.
  • Seluruh kontingen menjalani persiapan akhir termasuk simulasi lomba daring, training center, serta pembinaan teknis dan mental sebelum keberangkatan ke lokasi lomba di Jakarta, Depok, dan Banten.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur (Jatim) memilih tidak memasang target perolehan medali emas pada ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah Tingkat Nasional 2026. Perubahan format perlombaan yang digelar secara hybrid, yakni daring dan luring, menjadi pertimbangan utama meski Jatim selama ini dikenal sebagai salah satu provinsi langganan juara.

Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai mengatakan, yang menjadi fokus utama adalah memastikan seluruh kontingen tampil maksimal dan mampu meraih prestasi sebanyak-banyaknya. "Belum bisa menargetkan emas karena format lomba berubah menjadi daring dan luring. Yang kami harapkan adalah memperoleh prestasi sebanyak-banyaknya dengan persiapan matang yang sudah kami siapkan," ujarnya, Rabu (22/7).

Pada LKS Dikmen Nasional yang berlangsung 29 Juli hingga 1 Agustus mendatang, Jawa Timur mengirimkan 45 siswa dari 29 SMK negeri dan swasta untuk mengikuti 38 bidang kompetensi. Sebanyak 21 peserta akan bertanding secara daring, sedangkan 24 peserta mengikuti lomba luring dan eksibisi Artificial Intelligence (AI).

Aries memastikan seluruh persiapan kontingen telah memasuki tahap akhir. Simulasi pelaksanaan lomba daring telah digelar pada 20-21 Juli untuk menguji kesiapan peserta, perangkat, jaringan internet, hingga mekanisme perlombaan.

"Secara umum semuanya sudah siap," katanya.

Pelaksanaan lomba daring dipusatkan di SMKN 1 Buduran, SMKN 2 Buduran, dan SMKN 3 Buduran, Kabupaten Sidoarjo. Sementara lomba luring akan berlangsung di sejumlah lokasi di Jakarta, Depok, dan Banten.

Selain itu, Jatim juga mengirimkan tiga siswa SMK Telkom Sidoarjo untuk mengikuti bidang eksibisi Artificial Intelligence yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Juli di SMKN 4 Jakarta Utara.

Aries menjelaskan, seluruh kontingen akan mengikuti training center (TC) sekaligus pelepasan resmi pada 24 Juli di Surabaya. Kegiatan tersebut meliputi penguatan teknis, administrasi, hingga pembinaan mental agar peserta siap menghadapi persaingan tingkat nasional.

Menurutnya, Dindik Jatim juga memastikan seluruh kebutuhan peserta terpenuhi, mulai dari kesiapan alat dan bahan lomba, transportasi, akomodasi, kesehatan, hingga pendampingan selama kompetisi berlangsung.

"Dengan persiapan yang terukur dan pendampingan yang maksimal, kami berharap seluruh peserta dapat bertanding dengan sehat, percaya diri, disiplin, menjunjung tinggi sportivitas, serta mengharumkan nama Jawa Timur di tingkat nasional," pungkasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article