Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Enam Tuntutan Massa Aksi Surabaya Tolak UU TNI

Enam Tuntutan Massa Aksi Surabaya Tolak UU TNI
Demonstran Tolak RUU TNI di depan Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo membawa poster desakan TNI balik ke barak. (IDN Times/Khusnul Hasana).
Share Article

Surabaya, IDN Times - Mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Surabaya turut bergabung dalam massa aksi Tolak Undang-Undang (UU) TNI di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (24/3/2025). Ada enam tuntutan yang disuarakan dalam aksi kali ini.

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ITS, Jinan Elvaretta menyebut bahwa tuntutan pertama ialah, mendesak pemerintah dan DPR untuk nencabut dan membatalkan UU TNI hingga dilakukan kajian kembali berdasarkan prinsip good governance. Kedua, menolak perluasan wewenang TNI di ranah sipil dan siber.

"Ketiga, menuntut pencopotan TNI aktif dari jabatan sipil," tegasnya.

Keempat, menuntut pemerintah untuk menjunjung tinggi prinsip good governance dalam segala proses perancangan undang-undang serta kebijakan publik. Kelima, menuntut nasib percepatan pengkajian dan pengesahan UU perampasan aset.

"Keenam, menempatkan supremasi sipil sebagai prioritas utama," kata Jinan.

Hingga pukul 14.20 WIB, aksi masih berlangsung di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Akses Jalan Gubernur Suryo harus dialihkan sementara. Karena massa masih menyampaikan orasi hingga teatrikal.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ardiansyah Fajar Syahlillah
EditorArdiansyah Fajar Syahlillah

Latest News Jawa Timur

See More

HJKS Ke-733, Warga Surabaya Bisa Sterilisasi Kucing Gratis

25 Mei 2026, 10:02 WIBNews