Diterjang Banjir, 3 Rumah Hancur dan Jembatan Putus di Ngawi

Ngawi, IDN Times – Banjir dan longsor yang melanda wilayah Ngawi, Jawa Timur, pada Minggu malam (15/12/2024), telah mereda, namun meninggalkan kerusakan besar. Warga yang terdampak mulai memeriksa rumah mereka yang rusak, dengan sebagian tak kuasa menahan tangis melihat kondisi rumah yang hancur diterjang longsor.
1. Tiga rumah warga rusak parah

Di Desa Pocol dan Wonosari, Kecamatan Sine, warga terlihat sibuk mengangkut puing-puing rumah mereka dan menyelamatkan barang-barang yang masih tersisa. Longsor terjadi akibat tebing setinggi lima meter di belakang rumah warga runtuh dan menghantam bangunan.
Sebanyak tiga rumah dilaporkan mengalami kerusakan parah, yakni milik Rayem (72), warga Desa Pocol, serta Parini (60) dan Susanto (48), warga Desa Wonosari. “Semua harta benda tertimbun, kejadian begitu cepat semalam,” ujar Kusmi, salah satu korban longsor, sambil menangis. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
2. Jembatan penghubung Jatim-Jateng putus total

Banjir juga memicu kerusakan parah di Kecamatan Sine, termasuk rusaknya jembatan penghubung antarprovinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah di Desa Ketanggung. Selain itu, jembatan di Desa Jambean, Kecamatan Sambirejo, Sragen, yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi tersebut, juga putus total diterjang banjir.
Kerusakan ini membuat arus lalu lintas dari Ngawi menuju Sragen lumpuh total. "Hujan deras semalam itu pertama merusak jembatan di Jawa Timur, terus banjir memutuskan total jembatan di Jawa Tengah," ujar Madi, seorang pengguna jalan. Warga yang hendak beraktivitas terpaksa memutar jauh melewati Mantingan, Ngawi.
3. Bantuan untuk warga terdampak

Petugas gabungan dari TNI, Polri, dan BPBD Ngawi terus berupaya membersihkan material longsor yang menutupi rumah warga. Bantuan darurat juga mulai disalurkan untuk meringankan beban para korban.
Upaya pemulihan diperkirakan memakan waktu, mengingat skala kerusakan yang cukup besar. Warga berharap bantuan segera datang untuk mempercepat perbaikan infrastruktur dan meringankan penderitaan mereka.

















