Ngawi, IDN Times – Upaya penurunan stunting di Indonesia tak lagi hanya fokus pada balita, tetapi juga menyasar remaja sebagai generasi calon orang tua. Pendekatan inilah yang dilakukan Wahana Visi Indonesia (WVI) melalui Program PASTI (Partner Akselerasi Penurunan Stunting di Indonesia), termasuk di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Program ini mengedepankan strategi edukasi bertahap, dimulai dari isu yang lebih dekat dengan remaja seperti anemia, pola makan sehat, hingga risiko pernikahan dini, sebelum mengaitkannya dengan stunting.
Program Manager PASTI WVI, Hotmianida Panjaitan, mengatakan pendekatan ini dipilih karena remaja cenderung belum merasa memiliki keterkaitan langsung dengan isu stunting.
“Kalau langsung bicara stunting, mereka merasa itu jauh dari dirinya. Makanya kita mulai dari anemia, pola makan sehat, baru dikaitkan dengan stunting,” ujarnya kepada wartawan di Ngawi, Rabu (15/4/2026).
