Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bayi Ditemukan Dalam Kendil di Wonokromo Surabaya
Petugas saat mengevakuasi bayi dalam kendil di Jalan Pulo Wonokromo, Rabu (1/7/2026). (Dok. Command Center 112)
  • Warga Wonokromo, Surabaya digemparkan penemuan mayat bayi laki-laki dalam kendil di tepi saluran air pada Selasa malam, 30 Juni 2026.
  • Penemuan bermula saat warga melihat seorang pria membuang kendi ke sungai dan menemukan isinya adalah jasad bayi dengan kondisi masih bertali pusar.
  • Polisi bersama tim Inafis Polrestabes Surabaya melakukan olah TKP dan membawa jasad bayi ke RSUD dr Soetomo untuk pemeriksaan lanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times - Warga Jalan Pulo Wonokromo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya digegerkan dengan penemuan mayat bayi berjenis kelamin laki-laki, Selasa (30/6/2026) malam. Bayi tersebut ditemukan dalam kendil di pinggir saluran air.

Kapolsek Wonokromo, Kompol Eko Aprianto mengatakan, mayat bayi ditemukan oleh seorang warga. Saat itu, warga melihat ada seorang laki-laki membuang benda berupa kendi ke tepi sungai. "Karena penasaran kemudian kemudian melihat apakah sesuatu yang dibuang tersebut," ujarnya, Rabu (1/7/2026).

Awalnya, warga tersebut mengira bahwa benda di dalam kendil itu adalah sampah. Karena masih penasaran isi kendil tersebut dilihat lebih dekat.

"Pada saat itu kendil tersebut sudah kondisi pecah, dan ternyata yang ada dalam kendil tersebut adalah mayat bayi berjenis kelamin laki-laki," jelasnya.

Atas penemuan ini, warga kemudian melaporkan Polsek Wonokromo sehingga petugas Polri dari Polsek Wonokromo Surabaya datang dan tidak lama datang petugas Inafis Polrestabes Surabaya guna di lakukan olah TKP

"Dari hasil olah TKP ditemukan tubuh mayat bayi agak kebiruan. Ditemukan kendil sebagai tempat mayat bayi," sebut dia.

Selain itu, tubuh mayat bayi masih terdapat beserta tali pusarnya. Polisi memastikan ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Setelahnya, mayat bayi itu pun dibawa ke kamar mayat RSUD dr Soetomo untuk penanganan lebih lanjut.

Editorial Team

Related Article