Banjir bandang di Desa Kalibaru Wetan, Banyuwangi. (IDN Times/ Agung Sedana)
Atas bencana banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Kalibaru ini, ratusan kepala keluarga terpaksa mengungsi. Selain karena kehilangan tempat tinggal, warga lainnya juga nekat mengungsi karena takut terjadi banjir susulan. Selain mengungsi sementara di rumah-rumah tetangga, warga terdampak juga memutuskan untuk mengungsi di rumah saudara yang berada di luar Kecamatan.
"Takut mas, semalam itu air sudah masuk ke rumah. Kasur dan semuanya tenggelam. Untung listrik mati sehingga tidak sampai terjadi hal buruk lainnya. Rencananya mau ngungsi dulu ke rumah bibi di Glenmore," ungkap Anna, warga setempat.
Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama rombongan dinas telah mengunjungi langsung lokasi terdampak banjir. Pemkab Banyuwangi telah menyediakan pengungsian sementara yang berada di hotel Margo Utomo. Namun warga enggan menempati.
"Sebenarnya kita sudah menyiapkan lokasi pengungsian di Margo Utomo Hotel. Namun warga lebih memilih ke rumah tetangga dan keluarga," kata Ipuk.
Kendati demikian, Ipuk mengatakan bahwa Pemkab Banyuwangi akan memastikan kebutuhan sehari-hari warga terdampak banjir akan dipenuhi. Mulai dari makanan, minuman, sumber air bersih dan kesehatan.
"Namun yang pasti kebutuhan mereka tetap akan kita penuhi. Untuk awal, fokus utama adalah keselamatan warga. Puskesmas dan tim kesehatan dihadirkan periksa kondisi warga. Paralel kita fokus pembersihan puing-puing dan sampah," tandasnya.