Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ada 5 Kursi Kosong di Kloter Haji Surabaya, Ini Penyebabnya
Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam. IDN Times/Ardiansyah Fajar.
  • Terdapat lima kursi kosong pada kloter haji Embarkasi Surabaya akibat jemaah sakit, penundaan keberangkatan, dan kendala teknis.
  • Hingga 26 Mei 2025, sebanyak 6.075 jemaah dan petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci, mencakup sekitar 14 persen dari total kuota.
  • Total 43.977 orang dijadwalkan berangkat tahun ini melalui 116 kloter, dengan operasional berjalan lancar tanpa laporan jemaah wafat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times - Operasional pemberangkatan jemaah haji di Embarkasi Surabaya hingga 26 Mei 2025 berjalan lancar. Namun, di balik kelancaran tersebut, tercatat adanya kursi kosong dalam beberapa kloter keberangkatan.

Berdasarkan data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, terdapat lima kursi kosong (open seat) selama proses pemberangkatan tahap awal. Kekosongan ini dipicu sejumlah faktor, mulai dari kondisi kesehatan jemaah hingga kendala teknis.

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam, menjelaskan bahwa dua kursi kosong berasal dari jemaah yang sakit dan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Sementara satu kursi kosong lainnya disebabkan penundaan keberangkatan.

“Selain itu, dua kursi kosong lainnya terjadi karena alasan teknis dalam operasional,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).

Ia menambahkan, hingga saat ini terdapat dua jemaah yang harus menunda keberangkatan karena kondisi kesehatan. Keduanya berasal dari Kabupaten Pasuruan dan Kota Malang, dan masih menjalani penanganan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya.

Meski terdapat kursi kosong, secara umum proses pemberangkatan dinilai berjalan sesuai rencana. Hingga 26 Mei 2025, sebanyak 6.075 jemaah dan petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci, atau sekitar 14 persen dari total kuota.

Jumlah tersebut terdiri dari 2.921 jemaah laki-laki dan 3.154 perempuan yang tergabung dalam 16 kelompok terbang (kloter). Pada hari yang sama, tambahan 760 jemaah diberangkatkan melalui empat kloter, yakni kloter 15 dan 16.

Secara keseluruhan, Embarkasi Surabaya tahun ini dijadwalkan memberangkatkan 43.977 orang, terdiri dari 43.513 jemaah dan 464 petugas yang terbagi dalam 116 kloter.

Anam memastikan, meski terdapat beberapa kendala, seluruh tahapan operasional tetap berjalan optimal berkat koordinasi lintas sektor yang solid.

“Alhamdulillah, operasional pemberangkatan berjalan lancar dan tepat waktu. Kami terus memastikan pelayanan berjalan optimal demi kenyamanan dan keselamatan jemaah,” katanya. Hingga saat ini, tidak terdapat laporan jemaah wafat, baik di embarkasi maupun selama proses pemberangkatan.

Editorial Team