Surabaya, IDN Times - KAI Commuter wilayah Area VIII Surabaya mencatat sebanyak 8.528.571 orang naik kereta api (KA) lokal sepanjang Januari hingga Juni 2026. Jumlah tersebut naik 8,2 persen dibanding semester I tahun 2025 yang tercatat sebanyak 7.879.862 pengguna.
Manajer Public Relation (PR) KAI Commuter Wilayah VIII Surabaya, Leza Arlan mengatakan, rata-rata Commuter Line Surabaya melakukan 50 perjalanan setiap harinya. Dengan jumlah penumpang di angka 44 ribu untuk hari biasa dan 51 ribu di akhir pekan.
"Nah, untuk volume pengguna stasiun tertinggi, itu ada di Surabaya Gubeng. Total penggunanya itu di angka 1.024.000, terus dilanjutkan Stasiun Wonokromo dengan total penggunanya ada di 721.000, dan Stasiun Malang sebanyak 268.000," ujarnya saat konferensi pers, Senin (6/7/2026).
volume penumpangnya tertinggi adalah Commuter Line Dhoho. Total penumpang dari Januari sampai Juni, mencapai 2.600.000 penumpang.
"Kemudian diikuti Commuter Line Penataran, itu volume penggunanya di angka 2.577.000 penumpang. Selanjutnya itu ada Commuter Commuter Line Jenggala sebanyak 1.095.000 penumpang," jelasnya.
Untuk memaksimalkan layanan kereta lokal, KAI Commuter meningkatkan fasilitas, di antaranya adalah guiding block di Stasiun Kepanjen, peningkatan fasilitas layanan, layanan informasi di beberapa stasiun dan perbaikan lainnya.
"Kita juga terus beautifikasi untuk Stasiun Probolinggo, yang kemarin kita pada Maret perjalanan Supasnya diperpanjang sampai dengan Probolinggo. Selain itu juga ada pergantian kursi boarding di beberapa stasiun, dan pelengkapan ruang laktasi sebagai peningkatan layanan di stasiun," pungkas dia.
