Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

2 Pekan Terakhir, Pemakaman COVID-19 di Surabaya Nol

Kota Surabaya
2 Pekan Terakhir, Pemakaman COVID-19 di Surabaya Nol
Ilustrasi tim Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 mengusung jenazah pasien positif COVID-19. (ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho)
Share Article

Surabaya, IDN Times - Membaiknya kondisi COVID-19 di Kota Surabaya salah satunya dapat dilihat dari penurunan jumlah pemakaman dengan protokol kesehatan. Sekitar dua pekan terakhir, tempat pemakaman umum (TPU) yang disediakan untuk pemakaman jenazah pasien COVID-19 sudah tidak lagi menerima jenazah.

  1. 1. Sudah dua minggu tak ada pemakaman dengan prokes di Surabaya

    Kepala DKRTH Surabaya, Anna Fajriatin (IDN Times/Fitria Madia)
    Kepala DKRTH Surabaya, Anna Fajriatin (IDN Times/Fitria Madia)

    Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Kota (DKRTH) Surabaya, Anna Fajriatin. Ia menuturkan bahwa sudah sekitar 2 pekan ini Anna melaporkan nol pemakaman di TPU Keputih dan TPU Babat Jerawat, dua TPU yang menyediakan lahan untuk pemakaman dengan protokol COVID-19.

    "Alhamdulillah, sudah 2 minggu terakhir ini nol pemakaman dengan prokes," ujar Anna, Rabu (20/10/2021).

  2. 2. Kremasi pasien COVID-19 juga nihil

    Petugas memeriksa nyala api saat mengkremasi jenazah yang terpapar COVID-19 di Krematorium Keputih, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (2/2/2021). (Antara Jatim/Moch Asim)
    Petugas memeriksa nyala api saat mengkremasi jenazah yang terpapar COVID-19 di Krematorium Keputih, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (2/2/2021). (Antara Jatim/Moch Asim)

    Tak hanya pemakaman di TPU Babat Jerawat dan TPU Keputih, layanan kremasi yang disediakan untuk jenazah pasien COVID-19 pun sepi. Tak ada lagi jenazah kiriman yang harus dikremasi dengan protokol kesehatan.

    "Kremasi juga sudah nihil. Tiap malam pukul 00.00 itu saya selalu laporan ke Pak Wali (Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi), sudah 2 mingguan ini nol semua,"  tutur Anna.

  3. 3. Gambaran positif bagi situasi COVID-19 Surabaya

    Jalan Ahmad Yani, Kota Surabaya dari udara. Dok. Humas Pemkot Surabaya
    Jalan Ahmad Yani, Kota Surabaya dari udara. Dok. Humas Pemkot Surabaya

    Nihilnya pemakaman dengan protokol kesehatan ini berarti sudah tidak ada lagi pasien baik terkonfirmasi positif maupun suspek COVID-19 yang meninggal dan dimakamkan dengan protokol kesehatan. Situasi ini pun menunjukkan hasil positif bagi perkembangan situasi COVID-19 di Surabaya.

    "Alhamdulillah, semoga kondisi ini bisa terus bertahan," pungkas Anna.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More