Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Temuan Mayat Pria dan Wanita di Blitar, Diduga Bermotif Asmara

Kota Blitar
Temuan Mayat Pria dan Wanita di Blitar, Diduga Bermotif Asmara
Polisi memasang police line di lokasi temuan mayat. IDN Times/ istimewa
Share Article

Blitar, IDN Times - Motif asmara mencuat dalam kasus temuan mayat pria dan wanita di Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Rabu (01/09/2021) sore. Kedua korban ini diduga kuat mempunyai hubungan khusus meski sudah berkeluarga.

Pelaku yang diduga melakukan pembunuhan adalah H (45). Ia ditemukan tewas gantung diri di sebuah pohon sengon. Sedangkan korban wanita D (30) ditemukan dalam karung tak jauh dari lokasi.

  1. 1. Keduanya diketahui sudah berkeluarga

    Polisi menunjukkan karung berisi mayat perempuan di Blitar. IDN Times/ istimewa
    Polisi menunjukkan karung berisi mayat perempuan di Blitar. IDN Times/ istimewa

    Kapolres Blitar Kota, AKBP Yudhi Hery Setiawan mengatakan, kedua korban mempunyai hubungan asmara padahal mereka sama-sama sudah berkeluarga. Mereka bekerja di satu tempat yang sama, yakni sebuah peternakan ayam di Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

    "Dari hasil penyelidikan dan keterangan saksi, mereka ini mempunyai hubungan asmara. Kami juga menemukan chat keduanya di handphone masing-masing," ujarnya, Kamis (02/09/2021).

  2. 2. Diduga korban pria cemburu

    Polisi tunjukan lokasi temuan mayat gantung diri di Blitar. IDN Times/ istimewa
    Polisi tunjukan lokasi temuan mayat gantung diri di Blitar. IDN Times/ istimewa

    Korban H sudah punya istri dan tiga orang anak. Sementara, korban D juga sudah punya suami dan seorang putri. Hubungan asmara keduanya disebut sudah berlangsung lama, bahkan sebelum D menikah dengan pria yang sekarang menjadi suaminya.

    "Dugaan kami motifnya karena asmara. Mungkin saja H ini cemburu, karena D punya pria idaman lain lagi," tuturnya.

  3. 3. Korban wanita sempat pamit temui seseorang

    Karung berisi mayat perempuan yang ditemukan di Blitar. IDN Times/ istimewa
    Karung berisi mayat perempuan yang ditemukan di Blitar. IDN Times/ istimewa

    Sementara itu, berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian D sempat pamit membawa motor untuk bertemu seseorang. Siapa yang ditemui oleh korban masih belum terungkap. Sepeda motor yang ditemukan di lokasi kejadian sendiri diketahui merupakan inventaris peternakan ayam tempat kedua korban bekerja.

    Polisi menduga kuat H menghabisi nyawa D terlebih dahulu sebelum tewas gantung diri. "Dari keterangan keluarga dan beberapa saksi, sebelum kejadian D membawa sepeda motor bilang akan menemui seseorang. Nah siapa orang yang korban temui dan di mana lokasi mereka bertemu, ini yang masih kami selidiki," pungkasnya.

     

    Mari bersama cegah perilaku bunuh diri 


    Bunuh diri merupakan masalah kesehatan jiwa serius yang sering diabaikan masyarakat. Jika kamu membutuhkan pertolongan atau mengenal seseorang yang membutuhkan bantuan, kamu bisa menghubungi layanan konseling pencegahan bunuh diri, di nomor telepon gawat darurat (emergency) hotline (021) 500–454 atau 119, bebas pulsa.

    Menurut data dari Kementerian Kesehatan RI, saat ini sudah terdapat lebih dari 3.000 Puskesmas yang memiliki layanan kesehatan jiwa. Kamu bisa menghubungi atau langsung mendatangi Puskesmas terdekat untuk mengetahui apakah mereka melayani kesehatan jiwa. Bagi pemegang BPJS, konsultasi kejiwaan di Puskesmas tidak dikenakan biaya alias gratis. Jika belum memiliki BPJS, kamu tetap bisa berkonsultasi dengan biaya administrasi sebesar Rp5.000.

    Selain itu, Kemenkes RI juga menyiapkan 5 RS jiwa rujukan yang dilengkapi dengan layanan konseling kesehatan jiwa dan pencegahan bunuh diri. RS jiwa tersebut ialah:

    RSJ Amino Gondohutomo Semarang, nomor telepon (024) 6722565
    RSJ Marzoeki Mahdi Bogor, nomor telepon (0251) 8324024, 8324025, 8320467
    RSJ Soeharto Heerdjan Jakarta, nomor telepon (021) 5682841
    RSJ Prof Dr Soerojo Magelang, nomor telepon (0293) 363601
    RSJ Radjiman Wediodiningrat Malang, nomor telepon (0341) 423444

    NGO Indonesia pencegahan bunuh diri:
    Jangan Bunuh diri || telp: (021) 9696 9293 || email: janganbunuhdiri@yahoo.com
    Organisasi INTO THE LIGHT || message via page FB: Into The Light Indonesia (@IntoTheLightID) || direct message via Twitter: @IntoTheLightID
    Kementrian Kesehatan Indonesia || telp: (021) 500454

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More