Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ketika Parpol Garap Sepak Bola, Punya 3 Klub di Liga dan Bibit Muda

Kota Surabaya
Ketika Parpol Garap Sepak Bola, Punya 3 Klub di Liga dan Bibit Muda
Konferensi pers Soekarno Cup U-17. IDN Times/Ardiansyah Fajar
Intinya Sih
  • PDIP membentuk tiga klub: The Red FC di Liga 2, Putra Sang Fajar FC di Liga 3, dan Banteng FC di Liga 4 sebagai jalur pembinaan pemain muda.
  • Soekarno Cup U-17 2026 berlangsung 10–24 Agustus di Surabaya, Bangkalan, dan Gresik, melibatkan sekitar 400 pemain dari 16 provinsi.
  • Turnamen memakai bola FIFA Quality Pro, melibatkan tiga wasit perempuan berlisensi nasional, disiarkan di YouTube, serta menyediakan penghargaan tim dan individu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Surabaya, IDN Times - PDIP mulai menunjukkan keseriusannya menggarap pembinaan sepak bola nasional. Tak hanya menggelar Soekarno Cup U-17 2026 sebagai turnamen pencarian bakat, partai berlambang banteng itu juga telah membentuk tiga klub yang berkompetisi di Liga 2, Liga 3, dan Liga 4 Indonesia.

Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup 2026, Komarudin Watubun, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen PDIP dalam membangun ekosistem pembinaan pemain usia muda secara berkelanjutan.

"Kami sudah memiliki tiga klub, yakni The Red FC di Liga 2, Putra Sang Fajar FC di Liga 3, dan Banteng FC di Liga 4," ujar Komarudin saat konferensi pers di Surabaya, Selasa (4/8/2026).

Menurut Komarudin, keberadaan klub-klub tersebut bukan sekadar simbol, melainkan menjadi jalur pembinaan bagi pemain muda yang tampil menonjol di Soekarno Cup maupun kompetisi usia dini lainnya.

"Kami berharap kompetisi ini mampu mengorbitkan bakat-bakat baru. Pemain-pemain terbaik nantinya bisa bermain di klub-klub yang sudah berkompetisi di Liga Indonesia," katanya.

Ia menegaskan, perhatian PDIP terhadap sepak bola tidak berhenti pada penyelenggaraan turnamen tahunan. Ke depan, pengembangan akademi sepak bola juga menjadi salah satu fokus pembinaan.

"Akademi sepak bola juga menjadi perhatian kami. Pembinaan harus dimulai dari usia muda agar menghasilkan pemain berkualitas," ucapnya.

Komitmen tersebut diperlihatkan melalui penyelenggaraan Soekarno Cup U-17 2026 yang berlangsung pada 10–24 Agustus di Surabaya, Bangkalan, dan Gresik. Turnamen edisi ketiga itu akan diikuti sekitar 400 pemain dari 16 provinsi.

Panitia juga menghadirkan sejumlah inovasi, di antaranya melibatkan tiga wasit perempuan berlisensi nasional yang akan memimpin pertandingan, termasuk pada fase gugur. Seluruh laga menggunakan bola berstandar FIFA Quality Pro serta disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi Soekarno Cup.

Selain penghargaan bagi juara, panitia juga menyiapkan penghargaan individu seperti pemain terbaik, pelatih terbaik, kiper terbaik, hingga tim paling fair play.

Komarudin berharap Soekarno Cup menjadi jembatan lahirnya pemain-pemain muda yang mampu menembus klub profesional, memperkuat Timnas Indonesia, hingga berkarier di kompetisi internasional.

"Harapan kami sederhana, anak-anak yang tampil di sini punya jalan untuk berkembang. Dari Soekarno Cup, mereka bisa naik ke klub profesional, kemudian membela tim nasional, bahkan bermain di luar negeri," pungkasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More