Malang, IDN Times - Antrian kendaraan terpantau terus terjadi di wilayah Malang Raya hingga Kamis (15/10/2026). Sejumlah SPBU dilaporkan kehabisan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite hingga Bio Solar. Sementara SPBU yang masih memiliki stok, diserbu ratusan kendaraan roda 2, roda 4, sampai truk.
Warga Malang Keluhkan BBM Subsidi yang Makin Langka

Take a Deeper Read
1. Sejumlah SPBU di Malang mengalami antrean hingga ratusan meter karena berebut BBM Bersubsidi
Kondisi ini juga menyebabkan masyarakat harus menempuh jarak lebih jauh untuk mendapatkan bahan bakar dengan harga terjangkau ini. Kendati sudah menemukan SPBU yang memiliki stok Pertalite atau Bio Solar, mereka harus antri hingga ratusan meter agar mendapatkan giliran mengisi BBM.
Salah satunya di SPBU Talangagung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Antrian terpantau hingga meluber ke jalan raya karena saking banyaknya kendaraan roda 2 dan roda 4 yang berebut mengisi BBM jenis Pertalite. "Saya sudah antri selama 1 jam, tapi ini masih separuh antrian. Saya sudah jalan ke 2 SPBU, semua kosong, baru di sini (SPBU Talangagung) yang ada. Gak apalalah meskipun antri panjang, yang penting ada dulu," terang salah satu pengendara sepeda motor, Fahmi saat dikonfirmasi pada Kamis (15/10/2026).
2. Setiap SPBU yang memiliki stok Pertalite langsung diserbu warga
Hanya berjarak 2 kilometer dari SPBU Talangagung, antrian juga terpantau di SPBU Rekasan, Desa Talangagung, Kecamatan Kepanjen. Tidak hanya di Kepanjen, hampir seluruh SPBU di Malang Raya akan mengalami antrian kendaraan setiap mengumumkan adanya stok Pertalite. "Saya sampai harus memantau di Facebook untuk mana saja SPBU yang punya stok Pertalite. Kadang sudah datang ternyata habis. Ini tentu menyulitkan saya yang kerja ojek online yang sangat butuh BBM," ujar Fahmi.
Fahmi menjelaskan kalau kelangkaan BBM ini membuat pekerjaannya terhambat, pasalnya harus antri lebih dari 1 jam untuk mendapatkan BBM. Apalagi pekerjaannya sebagai ojek online menuntutnya menerima banyak orderan agar mencapai target penghasilan, tapi waktunya habis di SPBU.
3. Masyarakat juga kesulitan mendapatkan BBM di tingkat eceran
Sementara itu, salah seorang pengendara roda 4, Denny mengungkapkan kalau saat ini untuk mendapatkan BBM di tingkat eceran juga sulit. Sehingga ia mau tidak mau hanya bisa ikut antri di SPBU berjam-jam hanya untuk mendapatkan BBM.
"Bahkan di eceran sekarang juga gak ada stok, adalah Pertamax, tapi kan harganya sudah melambung tinggi. Jadi mau tidak mau ya ikut antri di sini (SPBU Talangagung) agar bisa isi Pertalite," tukasnya.
Curated For You
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- Pertamina Klaim Stok BBM Jatim Aman13 Oct 2026, 14:02 WIB
- Mengendus Harumnya Bisnis Nilam Indonesia yang Terbang ke Luar Negeri03 Oct 2026, 10:00 WIB