Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Orang Tewas Karhutla TNBTS Probolinggo, Berniat Padamkan Api

Kab. Probolinggo
2 min read
3 Orang Tewas Karhutla TNBTS Probolinggo, Berniat Padamkan Api
ilustrasi karhutla (Pexels.com/Saravanan Narayanan)
  • Kebakaran hutan dan lahan di Mentigen, Cemorolawang, Probolinggo, menewaskan tiga orang yang menuju lokasi untuk memadamkan api dan mencegah rambatan.

  • Korban meninggal adalah Sukaris, petugas TNBTS, serta Wisnu dan Sefril, petugas keamanan Artotel; tiga orang lain mengalami luka bakar serius.

  • Polisi masih mengolah TKP untuk mengungkap kronologi dan penyebab kematian, sementara para korban luka dirawat di Rumah Sakit Tongas.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Probolinggo, IDN Times - Tragedi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, tepatnya di Mentigen, Cemorolawang, Kabupaten Probolinggo, merenggut tiga nyawa. Para korban awalnya bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan kebakaran pada pagi hari. Mereka berupaya memadamkan api sekaligus mencegah kobaran merambat lebih luas di kawasan konservasi.

Namun, misi memadamkan api itu berakhir tragis. Tiga orang ditemukan meninggal dunia, sementara tiga lainnya mengalami luka bakar serius dan harus dilarikan ke rumah sakit, Kamis (15/10/2026).

Pranata Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Endrip Wahyutama mengatakan, para petugas berangkat ke lokasi setelah mendapat informasi adanya titik api. “Pagi tadi sih sudah ada info kebakaran. Nah, makanya beliau-beliau menuju ke TKP, para petugas yang sekarang jadi korban itu,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Tiga korban meninggal dunia masing-masing Sukaris (55), petugas TNBTS, serta Wisnu dan Sefril, petugas keamanan di penginapan Artotel. Mereka dilaporkan ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 13.30 WIB.

Kebakaran terjadi di kawasan Mentigen yang lokasinya berdekatan dengan penginapan Artotel. Kedekatan lokasi membuat petugas keamanan penginapan turut membantu upaya pemadaman karena api mengancam area di sekitar tempat mereka bekerja.

Salah satu petugas keamanan itu juga diketahui pernah mendapat pelatihan pemadaman api dari Manggala Agni. “Kebakarannya di kawasan di daerah Mentigen. Mentigen kan paling dekat dengan Artotel, Mas, posisinya,” kata Endrip.

Selain tiga korban meninggal dunia, tiga orang lainnya mengalami luka bakar serius. Mereka adalah Hendra Rony W, personel TNBTS; Munawi dari unsur Masyarakat Peduli Api; serta Suraji, petugas keamanan Artotel. “Untuk saat ini masih ada satu petugas TNBTS, satu Masyarakat Peduli Api, kemudian ada satu lagi security dari Artotel, itu dilarikan ke Rumah Sakit Tongas karena terkena luka bakar,” ungkapnya.

Meski alasan para petugas berada di lokasi kebakaran mulai terungkap, penyebab pasti yang membuat tiga orang tersebut meninggal dunia belum diketahui. Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap kronologi lengkap tragedi.

Menurut Endrip, jenazah ketiga korban masih berada di lokasi saat proses olah TKP berlangsung. Penanganan kepolisian dilakukan untuk mendukung penyelidikan atas insiden yang merenggut nyawa para petugas.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More