Pertamina Klaim Stok BBM Jatim Aman

Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus menyatakan stok BBM di Jawa Timur aman dan terjaga, meski terdapat penyesuaian pola suplai serta tanpa mengungkap jumlah persediaan secara rinci.
Penyesuaian distribusi dilakukan di tengah tantangan rantai pasok, termasuk dinamika geopolitik, perubahan jadwal pengiriman, dan moda transportasi; sebelumnya Pertalite sempat langka di sejumlah SPBU Malang Raya.
Pengiriman BBM ke Malang Raya dilakukan beberapa kali sehari dari Surabaya sesuai kebutuhan wilayah. Pertamina mengimbau masyarakat membeli secukupnya dan memeriksa informasi melalui kanal resmi atau Call Center 135.
Surabaya, IDN Times - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Jatim masih aman di tengah isu kelangkaan di sejumlah daerah. Meski mengakui ada penyesuaian pola suplai, Pertamina tidak mengungkapkan angka stok BBM yang tersedia saat ini.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengatakan, penyesuaian pola pasokan yang dilakukan perusahaan tidak memengaruhi ketersediaan BBM di Jatim.
“Saat ini kondisi di Jatim aman. Memang ada penyesuaian pola suplai, namun tidak memengaruhi stok. Stok dalam kondisi terjaga dan tersedia,” ujarnya kepada IDN Times, Selasa (13/10/2026).
Namun, saat ditanya mengenai jumlah persediaan BBM yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Jatim, Pertamina belum membeberkan angka stok secara terperinci.
Penyesuaian pola suplai tersebut berlangsung ketika rantai pasok BBM menghadapi berbagai tantangan, mulai dari dinamika geopolitik yang memengaruhi harga minyak dunia hingga perubahan jadwal pengiriman dan moda transportasi.
Sebelumnya, sejumlah wilayah di Jatim juga mengalami persoalan distribusi BBM. Di Malang Raya, misalnya, pasokan Pertalite di sejumlah SPBU dilaporkan mengalami kelangkaan. Pertamina menyebut penyesuaian pola distribusi menjadi salah satu langkah pengelolaan rantai pasok untuk menjaga ketersediaan BBM.
Pertamina juga mengatur pengiriman secara bertahap sesuai kebutuhan masing-masing wilayah. Di Malang Raya, pengiriman BBM dari Surabaya dilakukan beberapa kali dalam sehari untuk mendukung ketersediaan di Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.
Pertamina menyatakan penyesuaian pola distribusi tidak serta-merta berarti pengurangan pasokan. Perusahaan mengatur jadwal dan pola pengiriman dengan mempertimbangkan kebutuhan konsumsi, kesiapan operasional, serta kondisi distribusi di lapangan.
Masyarakat diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan karena khawatir kehabisan stok. Informasi mengenai ketersediaan maupun kendala pelayanan di SPBU juga dapat dikonfirmasi melalui kanal resmi Pertamina, termasuk Pertamina Call Center 135.




















