Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

9.175 Motor Diservis Gratis, SMK Jatim Pecahkan Rekor MURI

Kota Surabaya
3 min read
9.175 Motor Diservis Gratis, SMK Jatim Pecahkan Rekor MURI
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa bersama Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai dalam upacara HUT ke-81 Jatim. Dok. Pemprov Jatim.
  • Sebanyak 9.175 motor warga diservis gratis serentak oleh 354 SMK di Jawa Timur pada 8 Oktober 2026, melampaui target 8.100 unit.

  • Capaian tersebut mengantarkan Pemprov Jatim meraih rekor MURI untuk servis sepeda motor gratis serentak oleh SMK terbanyak, diserahkan pada Hari Jadi ke-81 Jatim.

  • Program melibatkan siswa Teknik Sepeda Motor untuk menerapkan keterampilan vokasi dalam pelayanan nyata, sekaligus memberi manfaat langsung dan menumbuhkan kepedulian sosial.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Sebanyak 9.175 sepeda motor milik masyarakat mendapat layanan servis gratis secara serentak oleh 354 SMK di Jawa Timur. Capaian tersebut melampaui target 8.100 unit sekaligus mengantarkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim meraih rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Penghargaan diserahkan Senior Manager/Eksekutif Manajer MURI Sri Hidayati kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, didampingi Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, dalam upacara peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jatim di Gedung Negara Grahadi, Senin (12/10/2026).

Rekor yang disahkan MURI adalah servis sepeda motor gratis secara serentak oleh SMK terbanyak. Kegiatan ini digelar pada 8 Oktober 2026 di 354 titik SMK yang tersebar di Jatim.

Khofifah mengatakan, realisasi program tersebut melampaui target awal sebanyak 1.075 unit atau sekitar 13,3 persen. Jumlah sekolah yang terlibat juga bertambah dari rencana semula 350 SMK menjadi 354 SMK.

“Alhamdulillah, ini kado istimewa di Hari Jadi ke-81 Jatim. Anak-anak SMK kita membuktikan bahwa vokasi Jatim bukan hanya kompeten, tapi juga peduli dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Target terlampaui, rekor MURI pecah,” ujarnya.

Capaian itu menunjukkan layanan servis gratis mendapat sambutan masyarakat. Pada saat yang sama, kegiatan tersebut memberi ruang bagi siswa, khususnya jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM), untuk mempraktikkan keterampilan yang dipelajari di sekolah dalam situasi pelayanan nyata.

“Dalam rangka hari jadi Jatim ini kemarin Dinas Pendidikan menggelar servis motor gratis, realisasinya melebihi target sebanyak 1.075 unit atau melonjak 13,3 persen dan jumlah sekolah yang berpartisipasi pun bertambah dari 350 menjadi 354 titik SMK se-Jawa Timur,” ungkapnya.

Khofifah menilai, kegiatan tersebut bukan semata-mata mengejar jumlah kendaraan yang dilayani maupun pencatatan rekor. Program ini juga menjadi salah satu bentuk penerapan pendidikan vokasi yang terhubung dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui program Nawa Bhakti Satya, khususnya Jatim Cerdas, yakni Pendidikan Berdampak, pembelajaran di SMK diharapkan tidak berhenti pada teori dan praktik di lingkungan sekolah, tetapi juga menghasilkan manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh warga.

“Saya merasa selain tingginya minat masyarakat untuk mendapatkan servis motor gratis, juga tentu ada semangat dari anak-anak SMK kita untuk dapat memberikan pelayanan,” tutur Khofifah.

Ia menambahkan, keterlibatan siswa dalam layanan tersebut menjadi bukti bahwa mereka mampu menerapkan kompetensi sesuai bidang keahlian sekaligus berkontribusi kepada masyarakat.

“Anak-anak turun langsung memberikan layanan servis sepeda motor, artinya anak-anak kita mampu,” tegasnya.

Sementara itu, Senior Manager/Eksekutif Manajer MURI Sri Hidayati mengatakan, pihaknya hadir untuk mengesahkan capaian tersebut sekaligus menyerahkan piagam penghargaan kepada Pemprov Jatim.

“Mewakili Bapak Jaya Suprana, kami mengumumkan sekaligus mengesahkan bahwa servis sepeda motor gratis secara serentak oleh SMK terbanyak resmi tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh SMK, siswa, guru, serta pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kerja bersama yang menunjukkan peran pendidikan vokasi dalam memberikan layanan nyata bagi masyarakat.

Ia mengapresiasi antusiasme sekolah dan siswa yang ikut berpartisipasi hingga jumlah kendaraan yang diservis dan titik pelaksanaan melampaui target. Aries berharap pengalaman tersebut dapat memperkuat keterampilan siswa sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial, sehingga kompetensi yang diperoleh di bangku sekolah benar-benar bermanfaat ketika diterapkan di tengah masyarakat.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More