Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bayi di Sidoarjo Meninggal usai Diduga Dicekoki Telur Mentah

Kota Surabaya
2 min read
Bayi di Sidoarjo Meninggal usai Diduga Dicekoki Telur Mentah
Popmama.com/Sysilia Tanhati/AI (Ilustrasi bayi dirawat di PICU)
  • Bayi A asal Sidoarjo, yang belum genap satu bulan, meninggal pada Minggu pagi setelah sempat menjalani perawatan intensif di NICU RSUD dr Soetomo Surabaya.

  • A diduga diberi telur mentah oleh neneknya saat demam, dengan harapan suhu tubuh turun, namun kondisinya justru dilaporkan memburuk.

  • RSUD dr Soetomo menyatakan bayi tersebut masuk sejak Jumat dan telah menerima penanganan medis sesuai kebutuhan sebelum meninggal pukul 07.10.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Bayi berinisial A yang belum genap satu bulan asal Sidoarjo, Jawa Timur meninggal dunia diduga usai diberi telur mentah oleh sang nenek, Minggu (11/10/20266). Bayi tersebut sempat menjalani perawatan intensif di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) RSUD dr Soetomo Surabaya.

Kabar soal bayi A dicekoki telur mentah oleh sang nenek ini sempat berseliweran di media sosial Threads. Nenek tersebut memberikan telur mentah lantaran A mengalami demam dan berharap suhu tubuhnya turun setelah diberi telur.

Tetapi, bukannya membaik, A justru mengalami kondisi kesehatan yang serius. A kemudian dibawa RSUD dr Soetomo untuk menjalani perawatan intensif setelah sebelumnya dilarikan ke beberapa layanan kesehatan.

IDN Times berusaha menghubungi keluarga sehari sebelum korban meninggal dunia untuk mengkonfirmasi kejadian yang sebenarnya. Tetapi, pihak keluarga belum berkenan untuk diwawancarai.

Pihak rumah sakit, yakni RSUD dr Soetomo membenarkan bahwa A memang sempat dirawat di ruang NICU. A datang ke RSUD dr Soetomo sejak Jumat (9/10/2026).

"Tanggal 9 (masuk RSUD dr Soetomo) Pasien bayi tersebut telah kami layani dan diberikan penanganan medis sesuai kondisi dan kebutuhan medisnya mbak," ungkap Humas RSUD dr Soetomo, Adin Niken kepada IDN Times.

Dua hari pascadirawat, nyawa A ternyata tak bisa tertolong. A dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (11/10/2026) pagi.

"Nggih, pasien bayi tersebut meninggal dunia tadi pagi pukul 07.10. Kami turut berduka cita mendalam kepada pihak keluarga atas meninggalnya pasien bayi tersebut," ungkap dia.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More