Warga Lega Usai Panas Berhari-hari, Surabaya Akhirnya Diguyur Hujan

Surabaya diguyur hujan pada Senin malam, 26 Oktober 2026, setelah beberapa hari cuaca panas; hujan melanda wilayah pusat, barat, dan sebagian utara sejak sekitar pukul 18.30 WIB.
Warga seperti Dini dan Ayu menyambut hujan dengan lega karena berharap suhu panas mereda; intensitas hujan dilaporkan berkembang dari ringan hingga sedang atau deras.
Dikta berharap hujan turut turun di wilayah Jawa Timur dan Indonesia yang mengalami kekeringan, serta membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan.
Surabaya, IDN Times - Setelah cuaca panas terjadi beberapa hari, Kota Surabaya akhirnya diguyur hujan, Senin (26/10/2026) malam. Warga Surabaya mengaku lega dan bersyukur atas turunnnya hujan kali ini.
Pantauan IDN Times, Kota Surabaya memang sedang diselimuti awan mendung sejak pagi tadi. Meskipun begitu, panas matahari masih sesekali muncul.
Hujan pun turun sekitar pukul 18.30 WIB. Hujan hampir merata turun di Surabaya, mulai Surabaya Pusat, Surabaya Barat dan sebagian wilayah Surabaya Utara.
Salah satu warga Surabaya, Dini (28) mengaku bersyukur atas turunnya hujan. Hujan kali ini merupakan yang paling ia tunggu-tunggu.
"Alhamdulillah akhirnya Surabaya turun hujan, ini lumayan deres di tempat saya (Kecamatan Tandes)," ujar Dini kepada IDN Times.
Dini berharap, air hujan yang datang ini bisa meredam hawa panas yang terjadi di Surabaya beberapa hari terakhir. Apalagi, Dini kerap berada di luar ruangan.
"Dengan turunnya hujan ini akhirnya Surabaya tak panas lagi, mudah-mudahan ini bisa membantu menurunkan titik panas juga di Jawa Timur," jelasnya.
Ayu (36) mengatakan, hujan yang turun awalnya berintensitas ringan, kemudian sedang sampai deras. Ia tak menyangka Surabaya hujan juga di tengah musim kemarau seperti saat unj.
"Pas tahu hujan sih langsung kaget sih, soalnya nggak menduga bakal hujan dalam waktu dekat," kata dia.
Ayu mengaku senang, sebab balakangan dia merasa kegerahan dengan cuaca panas yang terjadi di Surabaya. "Soalnya biasanya Surabaya nih kayak paling terakhir kebagian hujan. Seneng dan girang sih soalnya kan akhirnya turun hujan setelah berbulan-bulan panasnya luar biasa," ungkap dia.
Warga Surabaya lainnya, Dikta (31) juga mengaku bersyukur. Dia berharap hujan tidak hanya terjadi di Surabaya, tetapi beberapa wilayah di Jawa Timur dan Indonesia. Sehingga bisa membantu menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga masalah kekeringan.
"Syukur banget ya, akhirnya udara lembab beberapa hari ini terbayarkan, hujannya turun juga, rada telat ketimbang daerah lain di Jawa tapi gak papa tetep bersyukur khususnya daerah Manukan. Semoga gak cuma surabaya tapi daerah-daerah yang lagi kekeringan ikut menyusul," pungkas dia.


















