Viral! Seorang Pria di Kota Batu Pukul Ojol di Tengah Jalan

Batu, IDN Times - Media sosial dihebohkan dengan video pemukulan yang dilakukan seorang pengendara kepada ojek online (ojol) di Kota Batu. Saat itu, ojol hendak mengantarkan pesanan pelanggan.
Video ini menjadi heboh setelah diunggah di akun Instagram @malangraya_info. Video tersebut telah ditonton sebanyak 660 ribu kali, mendapatkan 12 ribu like, 1.459 komentar, dan 417 kali dibagikan.
1. Sempat berhenti setelah memukul

Dalam video tersebut, diketahui kejadian ini terjadi di Jalam Raya Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Terlihat seorang ojek online yang mengendarai motor Honda Beat tengah membawa kardus di antara jok dan setir. Tiba-tiba ia dipepet dan dipukul wajahnya oleh seorang pria yang mengendarai Yamaha Fillano dengan nomor polisi N 2536 EGE.
Setelah melakukan pemukulan, pria tersebut kemudian berhenti di bahu kiri jalan. Sementara ojek online tersebut tampak melaju saja seperti tidak terjadi apapun.
Aksi pemukiman ini sendiri direkam oleh seorang pengendara mobil yang ada di belakangnya. Video tersebut kemudian berakhir saat kedua pemotor ini berenti di pinggir jalan.
2. Tak terima diingatkan

Salah seorang warga sekitar bernama Sumuati mengatakan jika ia ada di sekitar lokasi saat kejadian, ia mengatakan kejadian itu terjadi pada Minggu (2/6/2024). Saat itu Jalan Raya Beji memang sedang macet. Kemudian pengendara Yamaha Fillano berkendara kurang hati-hati hingga menyenggol motor milik pengendara ojek online yang sehari-hari dipanggil Pak Jebon.
"Setelah menyerempet itu, kayaknya dia (pelaku) tidak terima. Sehingga memukul Pak Jebon dan menantang berkelahi," terangnya saat dikonfirmasi pada Selasa (4/6/2024).
Pemukulan ini menurut Sumiati tidak terjadi sekali saja, tapi dilakukan sebanyak 2 kali. Meskipun dipukul 2 kali, ia mengatakan jika Pak Jebon tidak menanggapi provokasi tersebut, pasalnya Pak Jebon harus segera mengantarkan pesanan pelanggannya.
3. Sudah dimediasi

Kasihumas Polres Batu, Ipda Trimo mengatakan jika kedua pihak sudah dimediasi pada Senin (3/6/2024) malam. Kedua pihak telah dipertemukan dan tidak akan memperpanjang masalah ini.
"Kita telah bergerak untuk melacak pelaku dan korban setelah mendapat informasi video viral tersebut. Kedua pihak telah dimediasi kemarin malam," tandasnya.
Trimo mengatakan jika masalah ini hanya kesalahpahaman sehingga tersulut emosi saat kondisi jalan padat kendaraan. Oleh karena itu, Trimo mengingatkan warga untuk tetap tenang dan menjaga emosi saat berkendara.
















