Malang, IDN Times - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Kurnia RT.4/RW.7, Desa Bululawang, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang pada Senin (2/6/2025) pukul 08.30 WIB. Kecelakaan ini melibatkan sepeda motor Honda Vario dengan Nomor Polisi (Nopol) N 3411 LJ dengan Truck Nissan dengan Nopol L 8962 UO.
Truk Vs Motor di Malang, Ibu dan Anak Tak Selamat

1. Kronologi kecelakaan sepeda motor vs truk di Malang
Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang, Ipda Samsul Khoiruddin menceritakan jika kejadian ini bermula saat sepeda motor Honda Vario yang dikemudikan Made Supeno (32) warga Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang membonceng anak dan istrinya, Nur Suaibah Umi Hani (30) dan Arsyla Putri Umma (2). Ia melaju dari arah utara ke selatan dengan kecepatan sedang. Sesampainya di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut tergelincir batu sehingga oleng dan terjatuh kekanan.
"Di saat yang bersamaan, di sampingnya berjalan kendaraan roda 10 Truck Nissan yang dikemudikan Choirul Huda. Karena jarak sudah dekat, sehingga terjadi tabrak samping yang berakibat Nur Suaibah dan Arsyla mengalami luka benturan pada kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian," terangnya.
Kedua korban kemudian dibawa ke kamar jenazah RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Sementara Supeno selamat, tapi dilakukan perawatan karena luka ringan.
2. Kecelakaan diduga karena Supeno kurang berhati-hati
Samsul mengatakan jika pihaknya telah melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Ia juga telah memintai keterangan pada Supeno. Untuk sementara ia menyampaikan jika penyebab kecelakaan karena pengendara sepeda motor kurang hati-hati.
"Diduga pengendara Kendaraan Sepeda Motor Honda Vario kurang berhati-hati saat berkendara. Sehingga bisa oleng dan jatuh ke sebelah kanan," bebernya.
3. Sopir truk juga diamankan untuk dimintai keterangan
Selain itu, Samsul mengatakan kalau pihaknya juga telah mengamankan sopir truk untuk dimintai keterangan. Ini dilakukan agar semakin terang penyebab kecelakaan.
"Sementara sopir truk dan kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah kami amankan untuk dimintai keterangan dan proses penyelidikan. Jika ada perkembangan lebih lanjut, nanti kami informasikan," pungkasnya.