Toko Sparepart 2 Lantai di Magetan Ludes Terbakar

1. Kronologi kebakaran

Peristiwa kebakaran ini pertamakali dikertahui oleh warga yang hendak ke pasar. Asap pekat membumbung tinggi dari toko berlantai dua tersebut. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh isi toko yang dipenuhi bahan mudah terbakar seperti ban, cat, olie, dan suku cadang motor.
Warga sekitar yang panik berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya agar tidak merembet ke rumah-rumah mereka.
Saksi mata bernama Erwin, mengatakan bahwa api sudah membakar tangga toko ketika warga mulai berusaha memadamkan api. "Warga yang panik berusaha memadamkan api agar tidak menjalar ke pemukiman," ujarnya.
2. Api sulit dipadamkan

2. Api sulit dipadamkan karena banyak matrial yang mudah terbakar
Tidak seberapa lama tim pemadam kebakaran yang dihubungi pun tiba. Sebanyak enam unit mobil pemadam diterjunkan untuk memadamkan api. Namun upaya pemadaman mengalami kesulitan karena banyaknya bahan mudah terbakar di dalam toko.
Pemilik toko, Eddy Budiono, (64) saat kejadian sedang berada di rumahnya di Madiun, sehingga tidak ada penjaga di toko tersebut.
"Kami kesulit padamkan karena banyak bahan mudah terbakar seperti olie ban dan kardus kardus yang mudah sekali terbaik dan sulit padam," kata Dovi Saputra petugas Damkar Magetan. Hingga kini masih dilakukan upaya pemadaman," jelasnya.
3. Kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek listrik

AKP Bayu Nirbaya Bhakti, Kapolsek Barat "Dugaan sementara, kebakaran ini disebabkan oleh korsleting listrik karena toko tidak berpenghuni saat kejadian," kata Kapolsek Barat, AKP Bayu Nirbaya Bhakti.
"Agar tidak menganggu proses pemadaman arus lalu lintas dari Ngawi menuju Barat Magetan, begitu sebaliknya, kita alihkan ke jalur alternatif," pungkasnya.
Upaya pemadaman dibantu oleh petugas pemadam dari Kabupaten Ngawi dan Madiun. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berjibaku memadamkan api.
















