Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Demokrat Jatim Buka Bursa Ketua, Pendaftaran Calon Dimulai 14 Agustus

Kota Surabaya
Demokrat Jatim Buka Bursa Ketua, Pendaftaran Calon Dimulai 14 Agustus
Bursa perebutan kursi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 resmi dibuka. Dok. DPD Demokrat Jatim.
  • Pendaftaran bakal calon Ketua DPD Demokrat Jatim periode 2026-2031 dibuka 14-20 Agustus 2026 di Surabaya, sebagai tahapan menuju Musda VII pada 28-29 Agustus.
  • Seluruh kader pemilik KTA dapat mendaftar tanpa batasan masa keanggotaan, dengan melengkapi dokumen administrasi seperti KTP, SKCK, surat sehat, ijazah, dan riwayat hidup.
  • Bakal calon wajib mendapat dukungan minimal 20 persen pemilik suara terverifikasi; DPP Demokrat menentukan ketua lewat fit and proper test serta penyampaian visi-misi, bukan pemungutan suara langsung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Surabaya, IDN Times - Bursa perebutan kursi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 resmi dibuka. Panitia Musyawarah Daerah (Musda) VII DPD Partai Demokrat Jatim membuka pendaftaran bakal calon ketua mulai 14 Agustus 2026. Pendaftaran bakal calon menjadi tahapan awal menuju Musda VII yang dijadwalkan berlangsung pada 28-29 Agustus 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim, Mugianto mengatakan, pendaftaran dibuka selama sepekan, mulai 14 hingga 20 Agustus 2026. Pengambilan dan pengembalian formulir dilakukan di Kantor DPD Partai Demokrat Jatim, Jalan Raya Kertajaya Indah Nomor 82, Surabaya.

Pada 14-19 Agustus, layanan pendaftaran dibuka pukul 09.00-16.00 WIB. Sementara pada 20 Agustus, pendaftaran diperpanjang hingga pukul 24.00 WIB. “Pada 14 sampai 20 Agustus, pendaftar mengambil formulir. Setelah itu, mereka melengkapi persyaratan seperti SKCK, surat sehat jasmani dan rohani, hingga KTA,” ujarnya, Rabu (12/8/2026).

Mugianto memastikan seluruh kader yang memenuhi persyaratan memiliki kesempatan mendaftarkan diri. Tidak ada pembatasan berdasarkan masa keanggotaan. “Kita buka bebas. Tidak ada pembatasan kader baru atau kader lama. Semua boleh selama memiliki KTA,” tegasnya.

Sejumlah dokumen wajib disiapkan bakal calon, mulai dari fotokopi KTP, KTA Demokrat, daftar riwayat hidup, pas foto, nomor telepon aktif, SKCK, surat keterangan sehat jasmani dan rohani, fotokopi ijazah terakhir, hingga softcopy seluruh berkas.

Namun, pendaftaran tidak otomatis membuat seseorang menjadi calon Ketua DPD. Setelah berkas dikembalikan, Steering Committee (SC) Musda VII akan melakukan verifikasi administrasi sekaligus memeriksa dukungan bakal calon.

"Setiap bakal calon wajib mengantongi dukungan minimal 20 persen dari total pemilik hak suara yang telah diverifikasi," katanya.

Mugianto mengatakan panitia juga akan memastikan tidak ada dukungan ganda dari pemilik hak suara. Jika ditemukan dukungan ganda, dukungan tersebut dinyatakan tidak berlaku.

“Jika ditemukan dukungan ganda, dukungan tersebut dinyatakan tidak berlaku,” katanya.

Setelah seluruh persyaratan administrasi dan dukungan diverifikasi, nama-nama bakal calon yang memenuhi ketentuan akan direkap dan diusulkan kepada DPP Partai Demokrat.

Di tahap berikutnya, DPP Partai Demokrat akan melakukan fit and proper test terhadap para calon. Mereka juga diwajibkan menyampaikan visi dan misi kepemimpinan.

"Dengan mekanisme tersebut, kursi Ketua DPD Demokrat Jatim periode 2026-2031 tidak ditentukan melalui pemungutan suara langsung dengan sistem suara terbanyak," jelasnya.

Jika terdapat lebih dari satu calon yang memenuhi persyaratan dan memperoleh dukungan, seluruh nama akan dikirim ke DPP untuk mengikuti tahapan penentuan.

“Misalnya ada tiga calon yang memenuhi syarat dan mendapat dukungan, semuanya kami lempar ke pusat. Pusat yang menetapkan melalui fit and proper test dan penyampaian visi-misi,” kata Mugianto.

Mekanisme tersebut, menurut Mugianto, sekaligus dirancang untuk meredam potensi konflik dan friksi antar-kader. “Kita ingin menghindari kegaduhan atau permusuhan di internal. Sudah bukan saatnya lagi untuk cakar-cakaran,” tegasnya.

Ia mengatakan pola serupa akan diterapkan dalam agenda organisasi di tingkat bawah, termasuk Musyawarah Cabang (Muscab) di tingkat kabupaten/kota dan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di tingkat kecamatan.

Sementara itu, Bendahara DPD Partai Demokrat Jatim dr. Agung Mulyono memastikan persiapan Musda VII terus dimatangkan. Struktur SC dan Organizing Committee (OC) disebut telah terbentuk dan siap menjalankan seluruh tahapan.

“Ketua SC sudah ditunjuk, yaitu Pak Muji yang juga Ketua Pokja. Sekretaris, bendahara, dan tim OC semuanya sudah siap,” kata Agung.

Agung meminta seluruh panitia memanfaatkan waktu yang tersisa untuk memastikan seluruh tahapan Musda berjalan sesuai agenda. Ia juga mengajak media ikut mengawal proses tersebut.

Ia berharap Musda VII menghasilkan kepemimpinan baru yang mampu memperkuat konsolidasi Partai Demokrat di Jatim.

“Saya berpesan agar Musda ini dapat sukses melalui prinsip 3S, yaitu sukses persiapan, sukses pelaksanaan, dan sukses hasil. Kami juga memohon dukungan dari teman-teman media agar seluruh proses berjalan lancar,” pungkasnya.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More