Karhutla Capai 921 Hektare, Puncak Seruni Point Bromo Ditutup

- Karhutla Gunung Bromo telah mencapai 921,42 hektare, dengan api dari Pakis Bincil dan Bukit Cinta bergerak menuju Seruni Point.
- Pemadaman terkendala medan terjal, angin kencang, kabut, asap tebal, serta jalur berpasir; tiga helikopter telah menjatuhkan 74 ribu liter air.
- Pemkab Probolinggo menutup Puncak Seruni Point demi keselamatan, sementara Jembatan Kaca Bromo dan Pusung Agung tetap dibuka dengan damkar disiagakan.
Probolinggo, IDN Times - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Gunung Bromo terus meluas. Kini api dilaporkan berada mengarah ke wilayah Seruni Point Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.
1. BPBD Jatim ungkap Kebakaran kini capai 921,42 hektare dan menuju wilayah Seruni Point

Upaya pemadaman api di Gunung Bromo. (Dok. BPBD Jatim) Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto mengungkapkan jika saat ini titik api masih terpantau berada di kawasan Pakis Bincil dan Bukit Cinta dan mengarah ke Seruni Point. Oleh karena itu, tim gabungan jalur darat memprioritaskan upaya pemadaman di kawasan Bukit Cinta hingga mengarah ke Seruni Point. Pasalnya di wilayah Seruni Point banyak aset pariwisata seperti Jembatan Kaca Bromo.
"Kendala saat ini masih sama yaitu medan yang terjal sehingga menyulitkan tim pemadam manual untuk menjangkau titik api dan angin yang kencang membuat api cepat meluas. Kemudian cuaca yang kurang mendukung karena berkabut dan kepulan asap yang cukup tebal mempengaruhi visibilitas unit helikopter dalam operasi water bombing. Ditambah jalur berpasir yang cukup tebal di bagian bawah area dingklik memperlambat mobilisasi kendaraan," terangnya pada Kamis (13/8/2026).
Ia juga mengatakan jika total keseluruhan water bombing telah mencapai 74 ribu liter oleh 3 helikopter pada Rabu (13/8/2026). Meskipun demikian, api masih belum bisa sepenuhnya dipadamkan.
2. Pemkab Probolinggo menutup akses menuju Puncak Seruni Point

Karhutla di Gunung Bromo semakin meluas. (Dok. BB TNBTS) Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo, Heri Mulyadi menyampaikan jika pihaknya memutuskan untuk menutup kawasan wisata Puncak Seruni Point. Keputusan ini mempertimbangkan keselamatan para pengunjung karena api mengarah ke Seruni Point.
"Dengan berat hati kami memutuskan untuk menutup kawasan Puncak Seruni Point. Keputusan ini demi keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pengunjung. Karena api saat ini masih menyala dan menyebar," ujarnya.
Meskipun demikian, Heri menjelaskan kalau objek wisata Jembatan Kaca Bromo masoh dibuka untuk wisatawan. Tapi, pengelola wisata dan wisatawan tetap diminta berhati-hati dan terus waspada jika sewaktu-waktu api terus meluas.
3. Mobil damkar disiagakan di sekitar Jembatan Kaca Bromo

Operasi pemadaman karhutla di Gunung Bromo. (Dok. BPBD Kabupaten Malang) Lebih lanjut, Heri menyampaikan jika saat ini pihaknya telah menyiagakan beberapa unit kendaraan pemadam kebakaran (damkar). Kendaraan-kendaraan ini disiagakan jika sewaktu-waktu api terus meluas hingga wilayah Seruni Point.
"Saat ini yang masih kita buka (wisata) Jembatan Kaca dan Pusung Agung. Tapi kita terus siagakan mobil damkar di sekitar Jembatan Kaca," pungkasnya.


















