Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Terpeleset saat Mandi di Sungai, Kakek Asal Bojonegoro Tewas Tenggelam
Seorang kakek di Bojonegoro tewas tenggelam di sungai Bengawan Solo. IDN Times/BPBD Bojonegoro

Bojonegoro, IDN Times - Seorang kakek bernama Katrup (90), asal Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro tewas tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Minggu (8/11/2020). Kakek malang tersebut diduga terpeleset saat sedang mandi di sungai.

1. Jenazah korban ditemukan 500 meter dari lokasi terpeleset

Seorang kakek di Bojonegoro tewas tenggelam di sungai Bengawan Solo. IDN Times/BPBD Bojonegoro

Sejumlah warga yang mengetahui Katrup tenggelam di sungai, sempat berusaha menolongnya. Namun karena arus sungai yang begitu deras, akhirnya Katrup tidak bisa diselamatkan. Jasad korban sendiri ditemukan warga mengapung dipinggir sungai yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi awal korban terjatuh. 

2. BPBD evakuasi korban

Seorang kakek di Bojonegoro tewas tenggelam di sungai Bengawan Solo. IDN Times/BPBD Bojonegoro

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Nadif Ulfia mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat. Setelah itu, BPBD langsung meluncur ke lokasi.

"Iya benar ada orang meninggal dunia saat sedang mandi di sungai, diduga korban terpeleset," kata Kepala BPBD, Nadif Ulfia.

3. Setelah dievakuasi, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga

Ilustrasi korban tenggelam. (Shutterstock)

Setelah menerima laporan, lanjut Ulfia, belasan petugas BPBD langsung mengevakuasi jenazah korban ke darat. Korban kemudian dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.

"Korban sendiri sudah dimakamkan. Dari hasil pemeriksaan medis diketahui bahwa korban ini murni meninggal dunia karena tenggelam," jelasnya.

4. Masyarakat diminta berhati-hati saat berada di sungai

Seorang kakek di Bojonegoro tewas tenggelam di sungai Bengawan Solo. IDN Times/BPBD Bojonegoro

Atas kejadian tersebut, Ulfia mengimbau kepada masyarakat Bojonegoro yang tinggal di bantaran sungai Bengawan Solo agar tetap berhati-hati saat sedang mandi atau melakukan kegiatan di sungai. Sebab, saat ini kondisi air Bengawan Solo sedang pasang.

"Pasti imbauan kepada masyarakat itu sering kami lakukan, terutama bagi mereka yang mempunyai anak kecil. Ya, mudah-mudahan tidak ada lagi korban yang meninggal di sungai," pesannya.

Curated For You

Editorial Team

EditorImron

Related Article