Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Risma Minta Maaf kepada 5 Korban Jiwa Kebakaran Toko Kawasan Blauran

Risma Minta Maaf kepada 5 Korban Jiwa Kebakaran Toko Kawasan Blauran
Petugas pemadam kebakaran berusaha memedamkan api yang melalap toko elektronik di kawasan Pasar Blauran. Screenshoot YouTube/ MonalisaDwaa_
Share Article

Surabaya, IDN Times - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban kebakaran toko elektronik di Jalan Kranggan, kawasan Blauran Surabaya,  Minggu (30/8/2020). Risma memperkirakan, lima korban meninggal pada kebakaran tersebut disebabkan karena tidak adanya sirkulasi udara.

"Kami mohon maaf dan mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya,” ujar Risma melalui siaran pers Pemkot Surabaya, Senin (31/8/2020).

1. Korban kebakaran diduga meninggal karena kehabisan napas

Ilustrasi Kebakaran (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi Kebakaran (IDN Times/Mardya Shakti)

Risma memperkirakan bahwa kelima jenazah korban kebakaran tersebut tidak meninggal lantaran hangus terbakar melainkan kekurangan oksigen akibat terjebak di dalam bangunan. Menurut Risma, kondisi permukaan kulit jenazah belum hangus melainkan melepuh.

“Hampir semua jenazah itu ditemukan tidak sampai hangus, hanya kulitnya yang kayaknya melepuh. Sehingga, besar kemungkinan mereka menghirup asap dan kekurangan oksigen,” tuturnya.

2. Bangunan tidak memiliki sirkulasi udara

Ilustrasi Kebakaran (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi Kebakaran (IDN Times/Mardya Shakti)

Lebih lanjut, ketika diteliti ternyata bangunan dua lantai itu memang tidak memiliki sirkulasi udara yang baik. Sehingga, Risma menduga asap dari kebakaran tersebut mengepul dan berkutat di dalam bangunan. Sementara korban menjadi lemas karena terlalu banyak menghirup asap, hingga tidak bisa menyelamatkan diri.

"Makanya, saya mengingatkan diri saya sendiri, para arsitek, dan kontraktor bangunan untuk selalu memperhatikan sirkulasi udara, karena kalau kejadiannya seperti ini sulit sekali,” imbuhnya.

3. Akan evaluasi toko lainnya

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat memberikan keterangan di rumah dinasnya, Jumat (28/8/2020). IDN Times/ Fitria Madia
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat memberikan keterangan di rumah dinasnya, Jumat (28/8/2020). IDN Times/ Fitria Madia

Oleh karena itu, saat ini Risma memerintahkan Dinas Perumahan Rakyat Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP-CKTR) untuk mengevaluasi penggunaan bangunan sekitar lokasi kebakaran yang masuk dalam kawasan Pasar Blauran itu. Jika masih ada bangunan yang belum menyediakan sirkulasi udara, pemiliknya akan segera diberi tahu dan diminta untuk membenahi.

"Nanti kami akan evaluasi dan kami kontrol bangunan-bangunan yang lainnya," sebutnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fitria Madia
EditorFitria Madia

Latest News Jawa Timur

See More

Bawa 16 Tuntutan, Mahasiswa Besok Aksi di Depan Grahadi

16 Jun 2026, 21:21 WIBNews