Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Puluhan Rumah di Madiun Rusak Parah Diterjang Banjir Bandang
Rumah-rumah warga di Dusun Josaren, Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun rusak berat diterjang banjir. IDN Times/ Riyanto.

Madiun, IDN Times – Hujan deras disertai angin kencang pada Selasa sore (28/1/2025) menyebabkan banjir besar di Dusun Josaren, Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun Jawa Timur. Akibatnya, satu RT di wilayah tersebut mengalami kerusakan parah, dengan rumah-rumah warga hancur diterjang air bah. Looo

1. Kronologi banjir

Rumah Suratun di Dusun Josaren, Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun hancur diterjang banjir. IDN Times/ Riyanto.

Suratun (38), salah satu warga terdampak, hanya bisa menangis saat melihat rumahnya dalam kondisi rusak berat. Ia mengaku seluruh perabotan yang tidak terselamatkan, termasuk barang elektronik dan dokumen penting.

"Mesin cuci, kulkas, semua rusak. Sertifikat rumah dan kartu keluarga basah kuyup terendam banjir," ungkapnya saat ditemui di tengah kerja bakti pada Rabu pagi (29/1/2025).

Suratun menceritakan, hujan deras mulai mengguyur sejak pukul 14.00 WIB. Sekitar pukul 15.30 WIB, air mulai masuk ke permukiman dan menghancurkan tembok rumah-rumah warga.

“Kami sempat mendapat peringatan untuk siaga, tapi air datang begitu cepat. Saya langsung mengungsi ke rumah saudara yang jauh dari lokasi banjir,” tambahnya.

2. Air bersih warga mati

Rumah-rumah warga di Dusun Josaren, Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun rusak berat diterjang banjir. IDN Times/ Riyanto.

LSenada dengan Suratun, Iksan Ahsadi Purba (25) menyebutkan bahwa ketinggian air mencapai lebih dari satu meter. "Ada yang sepinggang. Semua perabotan porak-poranda. Dampaknya paling parah di RT 42 ini," ujarnya.


Saat ini, warga masih berjibaku membersihkan lumpur yang menggenangi rumah mereka. Kondisi diperparah dengan terhentinya pasokan air bersih dari PDAM.


“Air sisa banjir kami pakai untuk bersih-bersih karena air PDAM mati. Sebelumnya, banjir tidak pernah separah ini,” keluh Iksan.

3. Banjir berasal dari luapan sungai di Gemarang

Rumah-rumah warga di Dusun Josaren, Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun rusak berat diterjang banjir. IDN Times/ Riyanto.

Sementara itu, Eka Ismawati (40) menduga banjir ini berasal dari luapan air dari hulu, tepatnya di Kecamatan Gemarang.


“Kami panik menyelamatkan perabotan dapur dan hewan ternak. Untungnya, ternak masih bisa diamankan ke tempat lebih tinggi,” kata Eka.


Hingga kini, warga masih berusaha memulihkan kondisi lingkungan mereka, sembari berharap bantuan segera datang.

Editorial Team

Related Article