Surabaya, IDN Times - Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali meluas di Jawa Timur (Jatim). Setelah sebelumnya sempat mengganas pada tahun 2023 lalu. Kini sudah 30 kabupaten/kota yang mengalami peningkatan kasus hewan ternak terinfeksi penyakit tersebut.
Kepala Dinas Peternakan (Disnak) Jatim, Indyah Aryani mengakui bahwa ada 30 kabupaten/kota yang mengalami peningkatan kasus PMK. Nah, hewan ternak yang paling banyak terinfeksi ialah sapi. Pihaknya pun mulai penanganan.
"Kami sudah drop obat-obatan dan vitamin kepada kabupaten/kota," ujarnya, Kamis (2/1/2025).
Tak hanya itu, Indy--sapaan karibnya- juga memastikan kalau bantuan vaksin sudah dikirim. Bantuan tersebut dikeluarkan oleh Pusat Veteriner Farma (Pusvetma). "Kemarin bantuan vaksin dari Pusvetma didrop," katanya.
"Untuk selanjutnya melaksanakan Komunikasi, Informasi, Edukasi (KIE) dan desinfektan, pengobatan dan vaksinasi," tambah dia.
Diketahui, kasus wabah PMK sekarang ini meluas di 30 daerah yakni Kabupaten Kediri, Jember, Tulungagung, Ngawi, Kota Madiun, Pacitan, Pamekasan, Sumenep, Trenggalek, Bangkalan, Banyuwangi, Lumajang, Bondowoso, Gresik, Jombang, Kota Malang, Kota Batu, Kota Probolinggo, Kabupaten Probolinggo, Lamongan, Bojonegoro, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Malang, Kabupaten Mojokerto, Nganjuk, Kabupaten Probolinggo, Situbondo, Tuban, Ponorogo, dan Kabupaten Blitar.
