Surabaya, IDN Times - Aksi pencurian rambu lalu lintas terjadi di depan Satuan Pelayanan Administrasi SIM (Satpas) Colombo Surabaya, Jalan Ikan Kerapu, Perak Barat, Kecamatan Krembangan. Aksi itu pun direkam warga dan viral.
Berdasarkan rekaman video yang dilihat IDN Times, nampak dua orang sedang bekerjaama menghancurkan beton penyangga besi rambu lalu lintas. Keduanya nampak santai melakukan aksi ini meski berada di depan kantor pelayanan kepolisian.
Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo membernarkan kejadian itu. Kejadian itu terjadi pada Minggu (31/5/2026). Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk menangkap pelaku.
"Pasti akan kami laporkan semua terkait tindak pelanggaran hukum yang ada maupun pencurian, mau kabel PJU, mau rambu, mau yang lainnya semuanya lah," ujarnya, Rabu (3/6/2026).
Trio menyebut, hasil pemantauan Dishub pelaku mengambil tiang penyangga rambu larangan parkir. Sejauh ini, baru satu yang dicuri. "Jadi tiang itu kan ada betonnya, betonnya dihancurkan, besinya diambil," ungkapnya.
Aksi pencurian sarana prasana lalu lintas ini bukan kali pertama terjadi di Surabaya. Bulan lalu, Dishub juga pernah kehilangan perangkat traffic light.
Trio mengimbau kepada masyarakat yang mendapati aksi serupa agar melapor ke Command Center 112 Surabaya atau Hotline Wali Kota Surabaya, Lapor Cak Eri. Dishub akan menindak lanjutinya laporan tersebut. "Kami mendukung penuh semua aduan yang warga kota atau Bapak-bapak, Ibu-ibu atau Cak dan Ning yang melaporkan melalui hotline, melalui 112, pasti kami tindak lanjuti," tutur Trio.
Rambu lalu lintas cukup penting fungsinya bagi masyarakat. Terlebih, fasilitas umum ini dibeli dari uang pajak rakyat. Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Surabaya, Beta Ramdhani mengatakan, Dishub akan memperketat pengawasan sarpas. "Jadi kita untuk CCTV kita harapkan tentunya ada penambahan-penambahan yang bisa memantau semua peralatan-peralatan maupun sarana-prasarana kita sehingga ketika ada kehilangan atau apapun bisa terekam oleh kamera CCTV," sebutnya.
Selain itu, Dishub juga sedang menyusun software atau aplikasi di beberapa titik untuk memantau semua sarpas. "Jadi misalkan ada yang hilang atau mungkin ada yang copot semua bisa dilaporkan secara online. Jadi supaya bisa lebih cepat penanganannya," pungkas Beta.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Iptu Suroto belum menerima laporan pencurian ini. "Kami belum menerima laporan (pencurian tiang besi rambu lalu lintas)," ujar Suroto kepada IDN Times.
