Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ngawi Belum Terapkan WFH ASN, Ini 3 Langkah yang Disiapkan Pemkab
Mobilitas masyarakat Ngawi pada saat masuk kerja. IDN Times/Riyanto.
  • Pemkab Ngawi belum menerapkan WFH bagi ASN karena masih menunggu aturan resmi dari Kemendagri yang dijadwalkan keluar pada April 2026.
  • Bupati Ony Anwar Harsono menegaskan fokus utama kebijakan ini adalah efisiensi energi, bukan sekadar bekerja dari rumah.
  • Salah satu langkah konkret yang disiapkan ialah mendorong ASN bersepeda bagi yang tinggal dekat kantor untuk menghemat BBM tanpa mengurangi produktivitas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ngawi, IDN Times Pemerintah Kabupaten Ngawi masih menunggu kebijakan resmi dari Kementerian Dalam Negeri terkait penerapan work from home (WFH) bagi ASN. Meski belum diberlakukan, Bupati Ony Anwar Harsono memastikan daerah sudah menyiapkan sejumlah langkah strategis dalam penhematan BBM.

1. Menunggu aturan teknis dari pusat

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono (instagram.com/masonyanwar)

Pemkab Ngawi belum mengambil keputusan karena masih menanti formula resmi WFH yang dijadwalkan keluar pada April 2026. Ony menegaskan, pihaknya akan mengikuti arahan pemerintah pusat.

"Kami masih menunggu dari Kemendagri. Informasinya per April akan ditetapkan formula atau mekanisme penentuan WFH. Apa pun arahannya nanti, tentu akan kami tindak lanjuti,” ujar Ony, Rabu (1/4/2026).

2. Dorong efisiensi energi, bukan sekadar WFH

Antrian BBM di sejumlah SPBU di Ngawi. IDN Times/Istimewa.

Alih-alih fokus pada kerja dari rumah, Pemkab Ngawi melihat esensi kebijakan ini sebagai upaya penghematan energi, khususnya BBM.

"Kalau tujuannya efisiensi energi, kami mendorong ASN untuk tetap bekerja namun dengan cara yang lebih hemat,” jelasnya.

3. ASN diajak ubah pola mobilitas

Ilustrasi

Salah satu langkah konkret yang disiapkan adalah mendorong ASN menggunakan sepeda bagi yang tinggal dalam jarak dekat, tanpa mengurangi produktivitas kerja.

“Misalnya menggunakan sepeda bagi yang jarak rumahnya dekat, sekitar 10 kilometer,” tambah Ony.

Dengan strategi ini, Pemkab Ngawi mencoba tetap adaptif tanpa harus sepenuhnya bergantung pada skema WFH. Jika nantinya kebijakan pusat hanya bersifat imbauan, Pemkab Ngawi memastikan tidak akan menerapkan WFH secara penuh.

Editorial Team