Magetan, IDN Times – Program Makan Bergizi (MBG) untuk siswa sekolah di Kabupaten Magetan kembali menjadi sasaran kritik warganet. Setelah menu hari pertama dinilai kurang variatif, pembagian hari kedua pada Selasa (24/2/2026) justru memicu gelombang komentar baru.
Jika sebelumnya siswa menerima roti kemasan, telur rebus atau telur asin, kacang tanah, dan buah, kali ini isi paket berubah menjadi empat butir telur puyuh, risol, tahu walik, serta satu buah apel. Namun komposisi tersebut dinilai sejumlah warganet lebih mirip paket snack hajatan ketimbang menu makan bergizi.
