Meninggal Saat Ibadah Haji, Jemaah Asal Lamongan Dimakamkan di Madinah

Lamongan, IDN Times - Salah satu jemaah haji asal Kabupaten Lamongan bernama Bawuk Karso Samirun (56) meninggal dunia saat menjalani serangkaian ibadah haji. Samirun meninggal dunia pada Senin (13/6) pukul 13.45 WAS. Jenazah pria asal Desa Tunggul, Kecamatan Paciran, Lamongan ini kemudian dimakamkan di pemakaman Uhud Madinah.
1. Sebelum meninggal almarhum sempat mendapatkan perawatan medis

Suasana Jemaah Haji di depan Ka'bah, Masjidil Haram, Makkah (IDN Times/Umi Kalsum) Ketua Kloter SUB-4, M. Kholid mengatakan, sebelum dikabarkan meninggal dunia, Samirun sempat mendapatkan perawatan medis di UGD rumah sakit setempat. Setelah kondisinya membaik, korban kemudian dipindahkan ke ruang perawatan. Namun, takdir berkata lain. Samirun mengembuskan nafas terakhir di Tanah Suci.
"Korban atas nama Bawuk Karso Samirun beliau meninggal dunia dan sudah dimakamkan di tempat Pemakaman Uhud Madinah," kata Kholid, Selasa (14/6/2022).
2. Almarhum masuk dan memenuhi syarat keberangkatan haji

Ilustrasi Calon Jamaah Haji asal Kabupaten Lamongan. IDN Times/Imron Kholid menjelaskan, almarhum Samirun tidak termasuk kategori sebagai jemaah dengan risiko tinggi. Ia memenuhi berbagai syarat keberangkatan haji atau istithaah. Namun, lanjut Kholid, karena kondisi kesehatannya semakin memburuk saat berada di Tanah Suci, ia akhirnya meninggal dunia.
"Yang bersangkutan meninggal dunia. Dokter mendiagnosa pasien menderita cardiovascular diseases. Semoga beliau diterima amal dan ibadahnya," terangnya. Cardiovascular diseases sendiri merupakan penyakit yang berhubungan dengan jantung dan pembuluh darah.
3. Jemaah haji yang meninggal akan mendapatkan asuransi

Ilustrasi Calon Jamaah Haji asal Kabupaten Lamongan. IDN Times/Imron Sementara itu terpisah, Kakanwil Kemenag Jawa Timur Khusnul Maram menjelaskan, jemaah haji yang meninggal dunia akan mendapatkan asuransi dari pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama. Klaim asuransi itu akan cair setelah mendapatkan surat keterangan meninggal KJRI di Jeddah.
"Selain itu, almarhum juga akan mendapatkan badal atau haji yang bisa diwakilkan. Badal haji akan lakukan oleh petugas PPIH yang ditunjuk dan pernah berhaji," pungkasnya.


















