Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Menang Lawan Persita, Modal Penting Persebaya Hadapi Persija

Menang Lawan Persita, Modal Penting Persebaya Hadapi Persija
Persebaya Surabaya vs Persita Tangerang, Sabtu (4/4/2026). (Dok. Persebaya)
Intinya Sih
  • Persebaya Surabaya menang 1-0 atas Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo lewat gol Francisco Rivera menit ke-61 pada laga BRI Super League 2025/2026.
  • Meski Persita lebih dominan dalam penguasaan bola, Persebaya tampil lebih efektif dengan sembilan tembakan, tiga tepat sasaran, dan satu berbuah gol kemenangan.
  • Pelatih Bernardo Tavares menilai kemenangan ini jadi modal penting menghadapi Persija, sambil menyoroti perlunya perbaikan transisi permainan dan pemulihan pemain cedera.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Surabaya, IDN Times - Persebaya Surabaya berhasil menaklukkan Persita Tanggerang di kandang sendiri dengan skor 1-0 di pada pertandingan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (4/4/2026). Kemenangan ini, menjadi modal penting Persebaya dalam mempersiapkan diri menghadapi Persija.

Dalam pertandingan tersebut, gawang Persita Tangerang berhasil dijebol oleh Francisco Rivera di menit ke-61. Hal ini sontak membuat Bonek dan Bonita riuh gembira.

Meskipun Persita lebih banyak menguasai bola pada pertandingan tersebut, Persebaya lebih efektif menciptakan peluang mencetak. Hal ini lah yang kemudian membuat Persebaya mendapat satu poin.

Kemenangan tersebut pun disebut sebagai modal penting Persebaya untuk menghadapi Persija Jakarta. Ini lantaran Persita adalah salah satu tim kuat musim ini.

Pelatih Persebaya , Bernardo Tavares mengatakan, pada pertandingan tadi malam Skuad Bajoel Ijo telah melakukan sembilan kali tembakan. Tapi, hanya tiga yang tepat sasaran dan satu di antaranya masuk gawang

"Kami mencoba mengontrol permainan dengan lebih banyak pemain bertahan untuk mencoba transisi ofensif dan mencoba mencetak gol kedua dan mengakhiri pertandingan," ujar Tavares.

Sementara di menit-menit terakhir Persebaya lebih sering mendapat tekanan dari lawan. Tak hanya itu, dua kali lawan mencoba menyamakan kedudukan.

"Tim lawan hampir mencetak gol di saat kami kehilangan bola dengan cara yang bodoh. Jadi, itu salah satu hal yang perlu kami ubah," kata Traves.

Dirinya pun tetap mengapresiasi anak didiknya yang telah berhasil meraih kemanangan. Terlebih, dalam laga tersebut tim tidak lengkap lantaran ada beberapa yang mengalami cidera.

"Sekarang saatnya untuk pulih dan mencoba untuk mulai mempersiapkan pertandingan tandang berikutnya yang akan menjadi pertandingan yang sulit," pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More