Surabaya, IDN Times - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan tetap berjalan selama Bulan Ramadan. Namun untuk menu makanannya mengalami perubahan. Jika semula makanan siap saji atau menu basah. Maka selama bulan puasa ini diganti menu keringan.
Kepala SMAN 15 Kota Surabaya, Johanes Mardijono membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi IDN Times, Senin (23/2/2026). Ia memastikan bahwa sejauh ini MBG yang diterima para siswa dalam kondisi aman dan lancar.
"MBG di sekolah seperti bisa , cuma ini menu kering yang bisa dibawa pulang untuk buka puasa, dengan kemasan paperbag," ujarnya.
Khusus hari ini, Johanes menyebut bahwa para siswa mendapatkan menu berupa susu, kacang, kurma dan naget. Sementara untuk pendistribusiannya dilakukan selama enam hari. "Khusus Jumat doble (dirapel dengan menu Sabtu), karena sekolah kan Senin - Jumat," katanya.
Dikonfirmasi terpisah, Ketua RW 14 Perumahan De Naila Village, Gresik, Lusia Dyan Ramayani juga menyampaikan bahwa menu MBG yang dibagikan selama Ramadan berupa menu kering. Meski penerima di lingkungannya kategori bayi-balita, ibu hamil dan ibu menyusui.
"Sekarang (Ramadan) makanan kering. Diganti keringan terus," ungkapnya.
Meski menu kering, Maya--sapaan karib Ketua RW 14- menyebut kalau tetap ada buah-buahan di dalamnya. Seperti hari ini, untuk menu MBG balita ada buah naga, pisang, telur puyuh, kurma, biskuit dan susu UHT.
Kemudian MBG ibu hamil ada buah naga, pisang, dua potong roti, kurma, keripik tempe dan susu prenagen. Sedangkan untuk ibu menyusui berupa buah naga, pisang, kacang, kurma, dua potong roti, keripik tempe dan susu kedelai kemasan.
"Sejauh ini lancar semua, kalau keringan juga kami bagi tiga termin pengambilannya. Ada di Balai Warga pada pagi hari, siang hari di salah satu kader posyandu dan sore hari bisa ke rumah kami. Itu melihat stok, kalau sudah diambil semua pagi hari, tidak perlu ada termin pengambilan berikutnya," pungkas dia.
