Sidoarjo, IDN Times - Mobil tempat mayat perempuan yang terparkir di Terminal I Bandara Internasional Juanda diduga merupakan kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan berpelat merah nomor polisi M 1090 GP.
Dugaan tersebut mengemuka dari informasi awal yang dihimpun kepolisian. Meski hingga kini, polisi masih menyelidiki identitas korban maupun keterkaitan kendaraan tersebut dengan kasus kematian yang menghebohkan kawasan bandara itu.
"Dugaan sementara mobil dinas Pemkab Bangkalan," kata seorang petugas kepolisian.
Jasad perempuan itu pertama kali ditemukan sekitar pukul 11.30 WIB setelah sejumlah pengemudi taksi online mencurigai sebuah mobil yang mengeluarkan cairan tak lazim dari bagian bawah kendaraan.
"Tadi jam 11.30 WIB teman-teman Grab lihat ada mobil mengeluarkan cairan enggak normal, seperti solar atau air radiator," ujar saksi, Bagus Tri.
Saat didekati dan dilihat melalui kaca mobil, para pengemudi mendapati seorang perempuan dalam kondisi tak bergerak di kursi penumpang depan sebelah kiri. Mereka sontak melapor kepada petugas keamanan bandara.
Bagus mengatakan kondisi korban sudah membengkak dan mengenakan pakaian kuning serta berjilbab. Perut korban juga tampak membesar akibat proses pembusukan. "Teman saya langsung teriak. Setelah dilihat ternyata ada orang di dalam mobil. Kondisinya sudah bengkak," katanya.
Menurut Bagus, mobil tersebut diduga telah terparkir di Bandara Juanda selama sekitar empat hari tanpa menimbulkan kecurigaan. "Awalnya enggak notice. Baru pagi tadi. Teman-teman bilang kemungkinan sudah empat harian," ujarnya.
Proses evakuasi jenazah berlangsung dramatis. Tim Basarnas harus menunggu olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Tim Inafis sebelum dapat membuka akses ke dalam kendaraan.
Komandan Tim Basarnas, Gani, mengatakan proses evakuasi memakan waktu sekitar 25 hingga 30 menit karena sempitnya ruang di dalam kabin mobil.
"Kami mendapat informasi sekitar pukul 12.00 WIB, kemudian menunggu proses identifikasi dari Tim Inafis sebelum dapat mengakses kendaraan," kata Gani.
Ia menyebut korban ditemukan di kursi penumpang depan sebelah kiri dalam kondisi telah mengalami pembusukan. "Mengalami pembusukan dan ada cairan yang keluar," ungkapnya.
Sementara itu, General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, membenarkan adanya penemuan seorang perempuan meninggal dunia di area parkir Terminal 1. "Kami membenarkan penemuan seorang wanita yang meninggal di area parkir Terminal 1 Bandara Juanda," kata Tohir.
Jenazah telah dievakuasi ke Rumah Sakit Pusdik Bhayangkara untuk keperluan identifikasi dan autopsi. Polisi bersama Tim Satgaspam Bandara Juanda masih mendalami penyebab kematian korban, termasuk memastikan identitas perempuan tersebut serta status kendaraan yang menjadi lokasi penemuan jenazah.
Hingga Rabu petang, kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab kematian maupun kepemilikan mobil tersebut. Area parkir lokasi penemuan masih dipasangi garis polisi sebagai bagian dari proses penyelidikan.
