Lagi, Pasangan Mesum di Bangku Trotoar Jalan Ijen Viral

Malang, IDN Times - Sepasang kekasih kembali terekam sedang mesum di bangku trotoar di Jalan Ijen, Kota Malang. Video mereka pun viral di media sosial. Dari video yang diunggah akun Instagram @malangraya_info, tampak seorang pria berpakaian jaket hitam dan perempuan berkerudung cream tengah asik memadu kasih. Keduanya asik berpegang tangan lalu sang pria menciumi leher sang kekasih. Keduanya tetap asik meskipun di sebelahnya ada pasangan lain dan kondisi jalan yang gelap namun masih ramai pengendara.
1. Viral di Instagram

Video yang diduga diambil pada Minggu (19/02/2023) malam pukul 21.00 WIB itu pun langsung mendapatkan 3.221 like dan 462 komentar. Rata-rata, warganet memberikan komentar negatif akibat perbuatan keduanya. Beberapa berkomentar bahwa hal ini terjadi karena kurangnya penerangan di daerah tersebut.
"Ketika nafsu sudah menguasai jiwa dan raga, urat malu seketika putus. Ndek pinggir embong ae koyok ngunu kelakuane, ndek panggon tertutup yo iso tumpang tindih," tulis akun @junaediafan.
2. Bangku trotoar langsung ditutup bambu

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang pun merespons dengan memasang bambu pembatas pada bangku trotoar. Hal ini agar tidak ada orang yang duduk lagi di hangku yang terbuat dari besi tersebut.
Pemasangan bambu-bambu ini dilakukan sejak hari ini. Selain karena banyak dijadikan lokasi mesum, juga diketahui banyak bambu-bambu yang dirusak agar bangku-bangku tersebut bisa diduduki kembali.
"Bambu ini dipasang sejak jam 07.00 WIB tadi. Kami kembali memasang palang kursi karena banyak yang dirusak dan ada video viral perbuatan mesum lagi," terang Petugas DLH Kota Malang, Made Suweca saat dikonfirmasi pada Senin (20/02/2023).
Made menyayangkan banyak warga yang merusak palang bambu di bangku-bangku tersebut. Ia menuturkan kalau setiap Senin sudah jadi hal rutinitas memasang palang bambu. "Ini disebabkan setiap hari Sabtu dan Minggu pasti dirusak. Bahkan ada palang bambunya yang dibakar, kami temukan ada dua titik," bebernya.
3. Meminta Satpol PP lebih ketat

Made mengatakan kalau fungsi pengawasan bukan wewenang DLH Kota Malang, tapi tugas dari Satpol PP Kota Malang. Oleh karena itu, ia meminta Satpol PP Kota Malang lebih ketat melakukan pengawasan.
"Jadi yang punya wewenang pengawasan adalah di Satpol PP. Sementara kami hanya bertugas memasang palang ini," tukasnya.
Ia juga meminta agar masyarakat lebih sadar diri agar tidak melakukan tindakan mesum di tempat umum. Begitulah orang tua agar lebih waspada mengawasi anak-anaknya.

















