Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kuota Haji Jatim 2027 Tetap 42.409, Lansia 2.210 Orang

Kota Surabaya
2 min read
Kuota Haji Jatim 2027 Tetap 42.409, Lansia 2.210 Orang
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jatim, Mahmudi. (IDN Times/Khusnul Hasana)
  • Kuota haji Jawa Timur 2027 ditetapkan 42.409 jemaah, sama seperti tahun sebelumnya, dengan 2.210 calon jemaah lansia atau sekitar 5 persen.

  • Calon jemaah tertua berusia 109 tahun dan termuda 13 tahun; lansia harus bebas dari penyakit terlarang, mampu beraktivitas, serta tidak mengalami demensia.

  • Persiapan haji Jawa Timur memasuki pembuatan paspor, lalu penerbitan surat istithaah; jemaah diminta menjaga kesehatan agar memenuhi syarat keberangkatan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times- Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur mulai melalukan persiapan untuk pelaksanaan haji tahun 2027. Tahun ini, kuota haji Jawa Timur adalah 42.409 dengan 5 persen adalah calon jemaah lanjut usia.

Kepala Kanwil Kementrian Haji dan Umrah Jatim, Mahmudi mengatakan, kuota tersebut sama dengan tahun ini. Jemaah haji tertua berusia 109 tahun. Sementara jemaah termuda berusia 13 tahun. "Kuota, sama dengan tahun lalu, untuk lansia jumlahnya 2.210 orang," ujarnya saat konferensi pers di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Senin (19/10/2026).

Ia memastikan bahwa lansia yang terbang pada musim haji tahun depan adalah mereka yang layak menjalani ibadah haji. Mereka tidak menderita 11 jenis penyakit yang tercantum dalam aturan haji. "Yang jelas lansia ini mereka tidak mempunyai penyakit, sembilan penyakit yang tidak diperbolehkan, maksudnya mereka bebas," jelas dia.

Meskipun mereka berusia sepuh, pihaknya memastikan calon jemaah haji tersebut mampu melakukan aktifitas. Di samping itu, itu mereka dipastikan juga tidak mengalami dimensia atau masih memiliki ingatan yang baik.

"Walaupun sepuh ya, lansia ini kan usianya sudah sepuh ya, tapi dia masih mampu untuk melakukan aktivitasnya dan mengingat, itu enggak apa-apa, gitu ya, dan tidak demensia atau pelupa. Demensia, ya pokoknya itu demensia memang walaupun kurang begitu sepuh tapi daya ingatnya tidak... bagus, tentunya enggak boleh berangkat," ungkap dia.

Mahmudi menuturkan bahwa saat ini proses persiapan ibadah haji di Jawa Timur masuk pada tahap pembuatan paspor. Selanjutnya adalah proses jemme dapatkan surat istithaah.

"Jemaah haji sekarang harus betul-betul mempersiapkan kesehatannya, karena dengan sehat ini akan keluar surat istithaah sehingga bisa berangkat," pungkas dia.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More