Belum Ada Tersangka dalam Kecelakaan Menewaskan 4 Suporter PSS Sleman

Empat suporter PSS Sleman tewas dalam kecelakaan Toyota Hiace dan truk di Tol Ngawi–Kertosono, lalu dipulangkan ke Sleman setelah proses identifikasi di RSUD Caruban.
Enam penumpang lain mengalami luka-luka; dua korban dengan luka berat di kepala masih dirawat intensif dan direncanakan dirujuk ke rumah sakit wilayah Sleman.
Polisi bersama Polda Jawa Timur masih menyelidiki penyebab kecelakaan melalui pemeriksaan saksi dan analisis teknis, sementara sopir belum diperiksa karena kondisi kesehatan.
Madiun, IDN Times – Empat jenazah suporter PSS Sleman yang tewas dalam kecelakaan minibus Toyota Hiace dengan truk di KM 616 Tol Ngawi–Kertosono, Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, dipulangkan ke Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu malam (18/10/2026).
Keempat korban mengalami luka berat di bagian kepala. Sementara itu, polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan dan belum menetapkan tersangka.
Pemulangan dilakukan setelah proses identifikasi selesai. Empat mobil ambulans yang disiapkan melalui kerja sama panitia suporter dengan Pemerintah Kabupaten Sleman menjemput jenazah di kamar jenazah RSUD Caruban. Rombongan kemudian diberangkatkan menuju rumah duka dengan pengawalan polisi.
1. Empat jenazah dipulangkan ke Sleman

Pemulangan 4 jenasah suporter PS Sleman kecelkaan di ruas tol Madiun. (IDN Times/Riyanto) Empat korban meninggal dunia telah menjalani proses identifikasi oleh Unit Gakkum Satlantas dan tim Inafis Polres Madiun bersama perwakilan keluarga.
Keempat korban berasal dari Kabupaten Sleman. Mereka adalah Novan Dika Dwi (19), warga Desa Banyuraden, Kecamatan Gamping, Fachri Maulana Al-Zaki (18), warga Desa Sumberadi, Kecamatan Sleman; Iyam Fathur Ar-Rozaq (15), warga Desa Nglarang, Kecamatan Mlati; serta Rio Rahman Sahid (23), warga Desa Tlogodadi, Kecamatan Mlati.
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah dijemput menggunakan empat mobil ambulans yang tiba di RSUD Caruban pada Minggu malam. Polisi mengawal perjalanan rombongan menuju rumah duka di Sleman.
Pengawalan juga dilakukan terhadap rombongan suporter PSS Sleman lainnya yang dipulangkan ke daerah masing-masing.
2. Enam penumpang lainnya mengalami luka-luka

Pemulangan 4 jenasah suporter PS Sleman kecelkaan di ruas tol Madiun. (IDN Times/Riyanto) Selain empat korban meninggal dunia, enam penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dua di antaranya mengalami luka berat di bagian kepala dan masih menjalani perawatan intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Caruban.
Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki mengatakan, kedua korban luka berat tersebut direncanakan dirujuk ke rumah sakit di wilayah Sleman agar lebih dekat dengan keluarga.
“Kedua korban luka berat tersebut direncanakan dirujuk ke rumah sakit di wilayah Sleman agar lebih dekat dengan keluarga,” kata Ridwan, Minggu malam.
3. Polisi masih dalami penyebab kecelakaan

Pemulangan 4 jenasah suporter PS Sleman kecelkaan di ruas tol Madiun. (IDN Times/Riyanto) Sebelumnya di beritakan, kecelakaan terjadi pada Minggu pagi saat minibus Toyota Hiace yang mengangkut rombongan suporter PSS Sleman terlibat kecelakaan dengan sebuah truk di KM 616 Tol Ngawi–Kertosono, wilayah Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.
Rombongan tersebut diketahui sedang dalam perjalanan menuju Surabaya untuk menyaksikan pertandingan PSS Sleman melawan Persebaya yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu sore.
Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki mengatakan, penyelidikan masih berlangsung dengan melibatkan tim dari Polda Jawa Timur dan Polres Madiun. Petugas juga melakukan traffic accident analysis (TAA) atau analisis kecelakaan lalu lintas untuk mengungkap penyebab insiden tersebut.
“Jadi prosesnya masih perlu waktu dan pendalaman,” ujar Ridwan.
Polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi, terutama penumpang yang selamat dan kondisinya memungkinkan untuk diperiksa. Sementara itu, sopir minibus belum dimintai keterangan karena masih menunggu kondisi kesehatannya membaik.
Hingga Senin pagi, polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kecelakaan maupun menetapkan tersangka. Pemeriksaan terhadap sopir dan analisis teknis kecelakaan menjadi bagian dari proses penyelidikan yang masih berjalan.



















