Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Karhutla Masih Mengamuk di 5 Wilayah Jatim

Kota Surabaya
3 min read
Karhutla Masih Mengamuk di 5 Wilayah Jatim
Pantauan karhutla di kawasan Bromo, Probolinggo. Dok. BPBD Jatim.
  • Karhutla melanda Bromo, Mojokerto, Malang, Pasuruan, dan Situbondo; titik api masih dipantau serta ditangani tim gabungan hingga Minggu pagi.

  • Kebakaran di Bromo, Probolinggo, menewaskan empat orang dan melukai berat dua lainnya, sementara angin kencang mempercepat perluasan api.

  • Pemadaman terkendala medan terjal dan lokasi sulit dijangkau; BPBD mengerahkan TRC, membuat sekat bakar, memantau titik panas, dan mendata luas lahan terbakar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda lima wilayah di Jawa Timur (Jatim). Kobaran api terpantau di kawasan Gunung Bromo, Mojokerto, Malang, Pasuruan, hingga Situbondo. Situasi paling mematikan terjadi di kawasan Bromo, Kabupaten Probolinggo, dengan empat orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka berat.

Laporan perkembangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim per Minggu (18/10/2026) pukul 06.00 WIB menunjukkan, sejumlah titik kebakaran masih dalam pemantauan dan penanganan tim gabungan. Upaya pemadaman terkendala medan terjal, lokasi yang sulit dijangkau, serta angin kencang yang mempercepat penyebaran api.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim, Satriyo Nurseno bilang, kebakaran di kawasan Gunung Bromo bermula pada Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB di area Bukit Kembang, Desa Pucuk Sari, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. Api muncul dari sisi timur Mentigen, meliputi kawasan Bukit Kembang Puncak Sari dan Pusung Lingker.

Angin kencang membuat api cepat meluas ke sejumlah titik. Kebakaran juga terpantau di kawasan Gunung Ringgit, Desa Sapihkerep, Kecamatan Sukapura, serta beberapa lokasi di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Empat korban meninggal dunia dalam insiden tersebut terdiri dari Sukaris (55), petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS); Sefriel Ardiansyah (19) dan Wisnu Yuda Pratama (26), karyawan ArtHotel; serta Hendra Roni Wagiana (33), petugas TNBTS.

Sementara itu, dua korban luka berat adalah Munawi (44), petugas TNBTS, dan Suraji (40), karyawan ArtHotel. Data BPBD Jatim mencatat total enam korban dalam peristiwa kebakaran di kawasan Bromo tersebut.

"Hingga Minggu pagi, tim gabungan masih memantau perkembangan api di kawasan Bromo. Sejumlah titik panas juga terdeteksi melalui citra satelit di wilayah Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Petugas merencanakan pemadaman pada area yang masih dapat dijangkau," ujarnya tertulis kepada IDN Times.

Tak hanya Bromo, kebakaran juga terjadi di kawasan Gunung Sigiran, Desa Begaganlimo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Api yang pertama terpantau pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 18.10 WIB dilaporkan menjalar ke Bukit Gajah Mungkur.

Petugas gabungan dari BPBD Jatim, BPBD Kabupaten Mojokerto, Tahura Raden Soerjo, TNI-Polri, relawan, dan masyarakat berupaya memadamkan api dari jalur darat. Tim juga membuat ilaran dan sekat bakar untuk menghambat pergerakan api. Namun, medan curam dan titik api yang sulit dijangkau membuat pemadaman manual tidak bisa dilakukan di seluruh area.

Di Kabupaten Malang, kebakaran terjadi di lereng Pitrang Danwaruan, kawasan Gunung Kawinajang, pada Jumat (17/10/2026). Hingga laporan terbaru, masih terlihat dua titik api. "Penyebab kebakaran masih diselidiki, sedangkan luas lahan yang terbakar belum selesai didata," kata Satriyo.

Ancaman serupa muncul di kawasan Arjuno-Welirang, tepatnya Gunung Ringgit, Desa Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Kebakaran dilaporkan terjadi sejak Jumat (16/10/2026). Api merembet mengarah ke puncak Gunung Ringgit sehingga menyulitkan petugas melakukan pemadaman secara manual karena medan yang terjal.

"BPBD Jatim telah mengerahkan personel Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk membantu percepatan penanganan. Tim gabungan juga melakukan asesmen, pemadaman di area yang memungkinkan dijangkau, serta pembuatan sekat bakar untuk menahan perluasan api. Dukungan logistik disalurkan untuk memenuhi kebutuhan personel di lapangan," terang Satriyo.

Sementara itu, karhutla di kawasan Tamankursi, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, dilaporkan sejak Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Hingga Minggu pagi, kepulan asap masih terlihat di lokasi dengan medan terjal yang tidak dapat dijangkau tim darat.

Pantauan citra satelit menunjukkan sejumlah titik panas tersebar dan mengelompok di wilayah Situbondo, Probolinggo, dan Jember, mengarah ke kawasan Cikasur. Tim gabungan masih melakukan pemantauan dari pos pantau dan berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA).

BPBD Jatim menyatakan luas lahan yang terbakar di sejumlah lokasi masih dalam pendataan. Selain pemadaman pada area yang dapat dijangkau, tim gabungan melanjutkan pemantauan untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More