Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pemancing di Gresik Ditemukan Tewas Setelah Hilang 2 Hari

Kab. Gresik
2 min read
Pemancing di Gresik Ditemukan Tewas Setelah Hilang 2 Hari
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi pemancing di Gresik yang sempat hilang. (Dok. Basarnas Surabaya)
  • Agung Arif (23), pemancing di Sungai Kalimireng, Gresik, dilaporkan hilang setelah turun berenang mengambil pancing yang tersangkut pada Jumat, 16 Oktober 2026.

  • Kondisi sungai yang sedang pasang membuat korban terbawa arus; laporan kehilangan diterima sekitar pukul 15.30 WIB dan Tim SAR Surabaya tiba di lokasi pukul 21.45 WIB.

  • Setelah pencarian dilanjutkan Sabtu pagi dengan dua unit pencarian, jenazah korban ditemukan pukul 14.25 WIB, dievakuasi, dan operasi SAR ditutup pukul 15.45 WIB.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Gresik, IDN Times - Seorang pemancing di Sungai Kalimireng, Desa Manyar Sidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik ditemukan tewas setelah dicari selama dua hari, Sabtu (17/10/2026). Pemancing bernama Agung Arif (23) dikabarkan hilang pada Jumat (16/10/2026) sore.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit mengatakan, saat itu Arif sedang memancing di sungai Kalimireng. Tiba-tiba pancing miliknya tersangkut.

"Korban berupaya mengambil kembali pancing tersebut dengan turun dan berenang ke sungai," ujarnya melalui keterangan yang diterima IDN Times.

Namun, kondisi sungai yang sedang pasang menyebabkan korban terbawa arus. Berdasarkan informasi yang diterima, sekitar pukul 15.30 WIB korban dilaporkan hilang dan tenggelam.

Atas hal tersebut, korban pun dilakukan pencarian. Karena tak kunjung ketemu, peristiwa ini dilaporkan ke kantor SAR.

"Pukul 21.45 WIB Tim Rescue Kantor SAR Surabaya tiba di lokasi selanjutnya melakukan koordinasi," jelasnya.

Operasi SAR pun dimulai. Sayangnya sampai pukul 22.10 WIB, korban tak kunjung ketemu. Pencarian pun dilajutkan keesokan harinya.

Tim SAR kembali melakukan pendakian pada Sabtu (17/10/2026) pukul 07.00 Won. Proses pencarian dilakukan dengan membagi dua Search and Rescue Unit (SRU).

"Pukul 14.25 WIB Tim SAR Gabungan mendapat informasi adanya penemuan jenazah, selanjutnya Tim segera menuju lokasi penemuan jenazah," jelasnya.

Korban kemudian dievakuasi. Pukul 15.45 WIB Tim SAR Gabungan menutup operasi SAR.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More