Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Konvoi Siang Bolong, Belasan Pesilat Ditangkap Polisi

Konvoi Siang Bolong, Belasan Pesilat Ditangkap Polisi
ilustrasi tilang (IDN Times/Mia Amalia)
Share Article

Surabaya, IDN Times - Polrestabes Surabaya menangkap belasan orang yang diduga terlibat rombongan konvoi pesilat di Surabaya, Kamis (8/8/2024). Penangkapan itu dilakukan di Jalan Donowati, Kota Surabaya. "Iya diamankan di Jalan Donowati. Kami sempat serahkan ke Polsek Sukomanunggal. (Konvoi dalam rangka) Sah-sahan," ujar Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Haryoko Widhi.

Saat ini, kata Haryoko, rombongan pesilat yang sempat dititipkan di Markas Polsek Sukomanunggal itu sudah dibawa ke Mapolrestabes Surabaya. Selanjutnya langsung dilakukan pendataan. "Di Polres jumlahnya sekarang ada 13, ini masih kami data lebih lanjut untuk dipanggil orangtuanya," kata dia.

Diketahui, puluhan orang yang mengenakan atribut serba hitam ini berasal dari wilayah Sukolilo, mereka konvoi ke tengah kota hingga sempat menutup Jalan Tunjungan. Setelah melintas di Jalan Tunjungan, mereka kemudian menuju ke Jalan Embong Malang, dan menutup jalan protokol. Mereka mengibarkan bendera dengan sesekali menggeber-geber motornya. Kegiatan ini membuat arus lalu lintas terhambat dan mengganggu pengguna jalan lain. 

Konvoi pesilat di Surabaya memang kerap terjadi. Bulan lalu, sebanyak 13 kendaraan roda dua ditilang polisi pasca konvoi kegiatan pesilat pada Minggu (7/7/2024) malam. Mereka ditilang karena tak dapat menunjukkan surat tanda nomor kendaraan.

"Total kendaraan yang ditilang sebanyak 13 kendaraan roda dua," ujar Kasi Humas Polrestabes Surabaya kepada IDN Times, Selasa (9/7/2024). 

Haryoko menyebut, dari 13 kendaraan tersebut, tiga kendaraan ditahan polisi. Hal ini karena, mereka tak dapat menunjukkan STNK. 

Bahkan, saat malam Satu Suro lalu, Polrestabes Surabaya secara khusus menerjunkan 2.000 personel untuk melakukan pengamanan. Para kelompok silat pun diimbau agar tak menggunakan seragam silat saat melintas secara berombongan untuk menghindari konflik.

Share Article
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah

Latest News Jawa Timur

See More

Jambret Turis Jerman Ketahuan Gegara Video Call, Berakhir Ditembak

31 Mei 2026, 17:07 WIBNews