Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak memastikan persiapan penyelenggaraan Haji 2026 saat mengawali kunjungan kerja di Arab Saudi (29/04/2026) (Dok. Media Center Haji)
Sementara itu, untuk memastikan kesiapan di lapangan, Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak tengah melakukan pengecekan operasional secara langsung di Arab Saudi. Pada Minggu (29/03/2026), Dahnil melaporkan bahwa tidak ada kendala persiapan sama sekali, baik dari sisi Indonesia maupun dari pihak otoritas Arab Saudi.
Di tengah persiapan yang matang tersebut, Wamenhaj turut menyoroti dinamika eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Ia secara khusus berharap agar ketegangan yang melibatkan sejumlah negara dapat segera mereda.
"Mudah-mudahan eskalasi konflik di Timur Tengah antara Israel-Amerika dan Iran itu bisa mengalami deskalasi atau penurunan eskalasi sehingga pelaksanaan haji bisa berjalan dengan nyaman dan aman," ungkap Dahnil.
Menurut Dahnil, ibadah haji memiliki pesan kuat tentang perdamaian, kesetaraan umat manusia, serta perlindungan terhadap kelompok rentan seperti perempuan dan anak. Ia berharap nilai-nilai universal dalam pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 ini dapat menjadi instrumen yang mendamaikan dan menghadirkan keselamatan bagi seluruh umat manusia.
Di akhir keterangannya, Wamenhaj mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mendoakan kelancaran ibadah haji, sekaligus mendukung langkah diplomasi pemerintah.
"Kita juga berdoa kepada Allah Subhanahu wa taala, semoga semua upaya yang sedang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk perdamaian dunia, dialog lintas antar para pemimpin dunia itu bisa menghadirkan perdamaian," pungkasnya.