Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
KKNT IPB Bantu Hidupkan Kembali Rumah Pembenihan KWT di Ponorogo
Demonstrasi penggunaan Semi Automatic Mist Sprayer kepada anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Surya Sembada (Dokumentasi Tim KKNT IPB)
  • Mahasiswa KKNT IPB memperkenalkan Semi Automatic Mist Sprayer kepada 21 anggota KWT Surya Sembada di Desa Sidoharjo, Ponorogo, untuk mengoptimalkan greenhouse pembibitan.
  • Alat menghasilkan kabut air halus untuk menjaga kelembapan media tanam lebih merata, mengurangi ketergantungan pada penyiraman manual yang terkendala waktu.
  • Peserta mempelajari pembibitan rockwool, polybag, serta rakit apung atau akuaponik; KWT mengapresiasi program untuk mengaktifkan greenhouse dan mendukung budidaya berkelanjutan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ponorogo, IDN Times – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IPB University memperkenalkan teknologi Semi Automatic Mist Sprayer kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Surya Sembada di Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Teknologi tersebut diperkenalkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan greenhouse sebagai rumah pembibitan.

Sosialisasi dan demonstrasi penggunaan alat digelar pada Rabu (29/7/2026) di Lapangan Masjid Asshodiqin, Dusun Plosorejo, Desa Sidoharjo. Kegiatan ini diikuti 21 anggota KWT Surya Sembada sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dalam mendukung budidaya tanaman yang lebih efektif dan berkelanjutan.

1. Penyiraman manual jadi kendala pembibitan

Program ini dilatarbelakangi belum optimalnya pemanfaatan greenhouse milik KWT Surya Sembada. Salah satu kendala yang dihadapi anggota adalah keterbatasan waktu untuk melakukan penyiraman bibit secara rutin.

Kondisi tersebut membuat proses pembibitan belum berjalan maksimal. Karena itu, mahasiswa KKNT memperkenalkan Semi Automatic Mist Sprayer sebagai salah satu solusi untuk mempermudah perawatan bibit.

Alat tersebut bekerja dengan menghasilkan butiran air berukuran halus atau mist. Sistem ini membantu menjaga kelembapan media tanam secara lebih merata sehingga penyiraman dapat dilakukan dengan lebih praktis dan efisien.

Teknologi tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap penyiraman manual, sekaligus meningkatkan keberhasilan proses pembibitan di dalam greenhouse.

2. Peserta belajar berbagai teknik pembibitan

Selain demonstrasi alat, anggota KWT juga mendapatkan materi mengenai sejumlah teknik pembibitan yang dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan kelompok.

Materi yang diberikan mencakup pembibitan menggunakan media rockwool, pembibitan menggunakan polybag, serta pengenalan sistem rakit apung atau akuaponik. Berbagai metode tersebut diperkenalkan sebagai alternatif untuk mendukung produktivitas kelompok dalam kegiatan budidaya tanaman.

Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat antusias mengikuti materi dan demonstrasi. Diskusi interaktif juga dilakukan dengan membahas pengalaman serta kendala yang selama ini dihadapi anggota dalam proses pembibitan.

Peserta juga dapat melihat langsung cara kerja Semi Automatic Mist Sprayer, mulai dari proses instalasi hingga penyebaran kabut air ke area pembibitan.

3. KWT Surya Sembada apresiasi program mahasiswa

Ketua KWT Surya Sembada, Erfin, mengapresiasi program yang dilaksanakan mahasiswa KKN IPB University tersebut. Menurutnya, kegiatan itu memberikan manfaat bagi anggota, khususnya dalam mengoptimalkan kembali fungsi rumah pembibitan.

"Program dan kegiatan yang dilaksanakan sangat bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi kami dalam bertani di kebun maupun pekarangan rumah. Pemanfaatan rumah pembibitan juga semakin maksimal dengan adanya sistem penyiraman yang lebih modern dan memudahkan pelaksanaannya," ujar Erfin.

Dia berharap program serupa dapat terus dikembangkan sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat secara lebih luas.

Penerapan Semi Automatic Mist Sprayer diharapkan menjadi langkah awal untuk mengaktifkan kembali greenhouse KWT Surya Sembada sebagai pusat pembibitan yang produktif.

Dengan sistem penyiraman yang lebih praktis, anggota KWT diharapkan tidak lagi terbebani penyiraman manual setiap hari. Aktivitas pembibitan pun dapat dilakukan secara lebih konsisten meski anggota memiliki keterbatasan waktu.

Ke depan, greenhouse tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk pembibitan berbagai komoditas hortikultura. Penggunaan teknologi tepat guna ini juga diharapkan mampu mendukung keberlanjutan kegiatan kelompok, meningkatkan kemandirian anggota, serta mendorong pengembangan pertanian berbasis teknologi di Desa Sidoharjo.

4. Greenhouse kembali produktif, KWT Surya Sembada manfaatkan teknologi tepat guna

Penerapan teknologi sederhana ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mengaktifkan kembali greenhouse sebagai pusat pembibitan yang produktif. Dengan sistem penyiraman yang lebih praktis, anggota KWT tidak lagi terbebani oleh kewajiban melakukan penyiraman secara manual setiap hari, sehingga aktivitas pembibitan dapat berjalan lebih konsisten meskipun memiliki keterbatasan waktu.

Melalui kegiatan ini, diharapkan greenhouse KWT Surya Sembada dapat kembali dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana pembibitan berbagai komoditas hortikultura. Keberadaan Semi Automatic Mist Sprayer tidak hanya menjadi inovasi yang mempermudah proses budidaya, tetapi juga diharapkan mampu mendukung keberlanjutan kegiatan kelompok, meningkatkan kemandirian anggota dalam mengelola rumah pembibitan, serta mendorong pengembangan pertanian berbasis teknologi tepat guna di Desa Sidoharjo.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article