Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kejiwaan Pelaku Pembunuhan Balita di Tulungagung Diperiksa
Suasana di ruang autopsi RSUD dr Iskak Tulungagung. IDN Times/ Bramanta Pamungkas

Tulungagung, IDN Times - Proses autopsi terhadap jenazah MAK (3) warga Desa Blimbing, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung telah rampung. Balita ini merupakan korban pembunuhan yang dilakukan oleh RAP (29) yang tak lain merupakan ayah kandungnya. Polisi sendiri berencana melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap pelaku. Sejauh ini baru dua saksi yang sudah dimintai keterangannya.

1. Meninggal karena kekurangan oksigen

Jenazah korban usai menjalani autopsi. IDN Times/ Bramanta Pamungkas

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tulungagung, Iptu Nursaid mengatakan, dari pemeriksaan luar, ditemukan beberapa luka lebam pada tubuh korban. Meliputi punggung, telinga kanan dan leher yang mengalami lebam. Berdasarkan hasil autopsi diketahui penyebab kematian korban karena kekurangan oksigen. Adapun tanda-tanda yang ditemukan yakni kuku biru dan terjadi pendarahan pada selaput lendir kelopak mata bagian dalam.

"Korban mengalami gangguan pertukaran oksigen sehingga menyebabkan mati lemas. Korban diperkirakan meninggal sekitar 18.00 WIB hingga 07.00 WIB," ujarnya, Senin (13/5/2024).

2. Dalami keterangan yang diberikan pelaku

Suasana di ruang autopsi RSUD dr Iskak Tulungagung. IDN Times/ Bramanta Pamungkas

Disinggung soal penyebab korban kekurangan oksigen, Nursaid mengungkapkan pihaknya masih mendalami kasus ini. Bisa jadi pelaku mencekik atau menindih badan korban. Pelaku sendiri kini sudah ditahan. Kasus tersebut kini ditangani oleh UPPA Satreskrim Polres Tulungagung.

"Kekurangan oksigen bisa disebabkan karena cekikan atau tindihan. Yang pasti kami masih mendalami kasus ini," tuturnya.

3. Dua saksi sudah dimintai keterangan

Petugas memasuki ruang autopsi. IDN Times/ Bramanta Pamungkas

Saat disinggung mengenai informasi pelaku yang mengalami depresi, Polisi masih akan melakukan pendalaman. Mereka berencana melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap pelaku. Hingga saat ini baru dua saksi yang sudah dimintai keterangannya.

"Saksi yang diperiksa istri dan ayah pelaku, tes kejiwaan akan segera kita lakukan," pungkasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article