Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kebakaran Melahap 2 Rumah di Ngawi, Uang dan Emas Hangus
Rumah milik Heru Suwarno (60) warga Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi ludes terbakar. IDN Times/ Riyanto.

Ngawi, IDN Times - Kebakaran hebat melanda dua rumah utama milik Heru Suwarno (60) warga Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi Jawa Tirnur pada Rabu, (05/6/2024) sekitar pukul 14:00 WIB. Kedua rumah semi permanen tersebut pun luluh lantak dilalap api.

1. Kronologi kebakaran

Rumah milik Heru Suwarno (60) warga Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi ludes terbakar. IDN Times/ Riyanto.

Pada saat peristiwa terjadi, Heru Suwarno dan istrianya, Karnilah (55), tengah berjualan di toko mereka yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.

Dalam video yang direkam warga, tampak api dengan cepat menghanguskan atap kedua rumah tersebut. Warga sekitar yang panik mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya. 

Sayangnya, seluruh harta benda yang ada di dalam rumah, termasuk perhiasan emas seberat 40 gram dan uang tunai sebesar 3 juta rupiah, hangus terbakar.

2. Petugas pemadam sempat kesulitan ambil air

Rumah milik Heru Suwarno (60) warga Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi ludes terbakar. IDN Times/ Riyanto.

Dua unit mobil pemadam kebakaran dari pemerintah setempat tiba tak lama setelah kejadian dan langsung berupaya memadamkan api agar tidak merembet ke rumah ketiga yang masih tersisa. 

Petugas pemadam kebakaran sempat kesulitan dalam mengambil air, meski akhirnya berhasil memadamkan api.

"Dibilangi rumahnya terbakar, saya pulang. Api sudah besar, tidak bisa menyelamatkan harta benda, termasuk emas dan uang," ujarnya Karmila sedih.

3. Kebakaran diduga akibat korsleting kipas angin

Rumah milik Heru Suwarno (60) warga Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi ludes terbakar. IDN Times/ Riyanto.

"Saya di sawah, lihat asap, lalu cari asalnya. Ternyata api sudah mengelilingi dua rumah ini. Pemilik rumah satu di toko, satu lagi belanja. Tidak ada warga yang berani mendekat atau menyelamatkan harta benda karena besarnya api," kata warga bernama Supardi.

Diduga kebakaran ini terjadi akibat korsleting listrik dari kipas angin di kamar bagian depan rumah. Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian materiil ditaksir mencapai 100 juta rupiah.

Editorial Team

Related Article