Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Karhutla Bromo Tembus Seribu Hektare, Lebih Parah dari 2023

Kab. Malang
Karhutla Bromo Tembus Seribu Hektare, Lebih Parah dari 2023
Karhutla di Gunung Bromo semakin meluas. (Dok. BB TNBTS)
  • Karhutla Gunung Bromo telah membakar 1.120,3 hektare vegetasi, melampaui dampak kebakaran 2023 seluas 989 hektare.
  • Titik api di Seruni, Bukit Kingkong, Bukit Cinta, dan Pakis Bincil telah dipadamkan, tetapi asap tipis masih terpantau sehingga pemantauan intensif berlanjut.
  • Tiga helikopter mengerahkan 64 ribu liter air, namun kabut, asap, angin kencang, medan terjal, dan jalur berpasir menghambat pemadaman yang kini fokus di Probolinggo.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Malang, IDN Times - BPBD Jawa Timur secara resmi merilis update Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Gunung Bromo telah mencapai 1.120,3 hektare. Artinya dampak karhutla kali ini telah melewati karhutla tahun 2023 yang disebabkan flare kegiatan foto pre-wedding yang dilaporkan membakar 989 hektare hutan.

  1. 1. Karhutla Bromo telah mencapai 1.120,3 hektare

    Asap membubung dari kebakaran hutan dan lahan yang semakin meluas di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur.
    Karhutla di Gunung Bromo semakin meluas. (Dok. BB TNBTS)

    Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto menyampaikan kalau luas lahan yang terbakar saat ini di Gunung Bromo mencapai 1.120,3 hektare dengan jenis vegetasi cemara gunung, mentigen, akasia, dan semak belukar. Sementara wilayah yang masih terdampak kebakaran hutan saat ini meluas di kawasan Pakis Bincil dan Bukit Cinta, kemudian api mengarah ke Sruni Point.

    "Berdasarkan perkembangan terkini, titik api di wilayah Seruni, Bukit Kingkong, Bukit Cinta, Pakis Bincil telah dipadamkan dan terpantau asap tipis. Oleh karena itu pemantauan secara insentif tetap di lakukan. Berkabut dengan arah angin barat sampai barat daya kurang dari 1 km/jam," terangnya pada Jumat (14/8/2026).

  2. 2. Operasi water bombing terkendala asap sisa kebakaran

    Helikopter melakukan operasi water bombing untuk menangani kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo.
    Operasi water bombing untuk Karhutla Gunung Bromo. (Dok. BPBD Jatim)

    Gatot mengungkapkan kalau pada Kamis (13/8/2026) 3 helikopter telah melakukan water bombing dengan menerjunkan 64 ribu liter air yang diambil dari Ranupani dan Ranu Regulo. Namun, kabut dan kepulan asap menyebabkan operasi water bombing tidak bisa dimaksimalkan karena visibilitas yang kurang menuju titik target, sehingga operasi di hentikan sementara pukul 12.41 WIB dan 13.22 WIB.

    "Kendala saat ini adalah angin yang cukup kencang membuat api semakin cepat menjalar. Lalu medan yang terjal sehingga menyulitkan tim pemadam manual untuk menjangkau titik api. Ditambah jalur berpasir yang cukup tebal di bagian bawah area memperlambat mobilisasi kendaraan," bebernya.

  3. 3. Fokus pemadaman saat ini di Kabupaten Probolinggo

    Petugas BPBD Jawa Timur menyemprotkan air untuk memadamkan kebakaran lahan di kawasan Gunung Bromo yang terbakar.
    Upaya pemadaman api di Gunung Bromo. (Dok. BPBD Jatim)

    Lebih lanjut, Gatot mengungkapkan kalau saat ini area batas Kabupaten Malang sudah tidak dijumpai titik api, oleh karena itu fokus pemadaman dialihkan ke wilayah Kabupaten Probolinggo. Tim gabungan kini diarahkan ke Seruni bromo, Bukit Cinta, dan Bukit Kingkong.

    "Rencana hari ini adalah melaksanakan pemantauan dan pemetaan titik api oleh tim darat. Sementara untuk operasi water bombing pagi ini masih perlu memperhatikan potensi kabut yang dapat memengaruhi visibility serta gusting pada ketinggian 1.000–4.000 kaki," pungkasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More