Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kampanye di Pasuruan, Anies Baswedan Senggol Keras Jokowi
Anies saat melakukan kampanye akbar di Pasuruan. (Dok. Timnas Amin)

Malang, IDN Times - Jelang berakhirnya masa kampanye Pemilu 2024, Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) melakukan kampanye akbar di Stadion Untung Suropati, Kabupaten Pasuruan. Kampanye ini dihadiri oleh puluhan ribu pendukung paslon yang diusung Koalisi Perubahan ini.

Tampak Anies dan Muhaimin datang dengan stelan seragam yang sama, kemeja putih dan celana hitam. Keduanya datang dan langsung menyuarakan konsep perubahan yang mereka usung.

1. Anies Baswedan menyindir keras Presiden Joko Widodo

Poster untuk Anies saat kampanye akbar di Pasuruan. (Dok. Timnas Amin)

Dalam orasinya, Anies sempat melakukan sindiran pada Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo. Sindiran ini dilakukan saat pria berkacamata ini membaca poster yang dibawa para pendukungnya.

Poster-poster yang dibawa para pendukung AMIN ini bernada permintaan agar harga sembako tidak semakin mahal. Selain itu, mereka juga meminta agar pupuk dan solar murah dan mudah, selain itu juga agar lapangan pekerjaan semakin mudah.

"Adalah ini, Indonesia berdiri untuk rakyat Indonesia, bukan kepentingan pribadi dan keluarga. Memang ada yang untuk kepentingan keluarga? Ada? Siapa?" ucapan Anies ini langsung disambut teriakan nama Jokowi oleh para pendukungnya.

Respons tersebut membuat Anies tersenyum lebar. Ia mengatakan jika warga Pasuruan adalah masyarakat yang sangat pemberani.

"Gus (Muhaimin), gak bahaya tah? Bahaya iki gus! Pasuruan ini nekat!" ujar Anies.

2. Anies Baswedan juga sindir Gibran dan Anwar Usman

Anies saat melakukan kampanye akbar di Pasuruan. (Dok. Timnas Amin)

Lebih lanjut, Anies juga menyindir calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka. Sindiran ini mengacu pada pencalonannya Gibran yang dipermudah pamannya, Anwar Usman saat masih menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kita mau anak muda mendapatkan posisi karena prestasi, bukan koneksi. Kalau hanya karena koneksi, kalau tidak punya paman gimana?" Ucapnya.

Ia juga mengatakan jika tidak hanya pupuk dan solar harganya mahal dan langka. Masyarakat juga semakin dipukul dengan kenaikan pajak.

3. Anies mengatakan jika warga Pasuruan membutuhkan perubahan

Anies saat melakukan kampanye akbar di Pasuruan. (Dok. Timnas Amin)

Lebih lanjut, Anies juga menyampaikan jika masyarakat yang berkumpul hari ini di Stadion Untung Suropati adalah orang-orang yang memilih berjuang untuk perubahan, Tidak ada yang datang karena paksaan, tidak ada yang datang karena bayaran. Semua datang membawa harapan dan ingin pulang membawa perubahan.

"Yang datang ke sini adalah pejuang, kita menyaksikan Indonesia yang penuh ketimpangan, penuh ketidakadilan, penuh ketidaksetaraan. Petani kesulitan pupuk bertahun-tahun, nelayan kesulitan solar bertahun-tahun, keluarga-keluarga membayar beras dengan amat mahal, anak-anak lulus sekolah atau kuliah sulit mencari pekerjaan," pungkasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team