Puting Beliung Terjang Ngawi, Puluhan Rumah Rusak Parah

- Angin puting beliung disertai hujan deras menerjang Desa Semen, Paron, Ngawi, menyebabkan puluhan rumah rusak parah tanpa menimbulkan korban jiwa.
- Pohon tumbang dan banjir akibat hujan deras sempat memutus akses jalan warga selama beberapa jam sebelum akhirnya mulai surut pada malam hari.
- BPBD Ngawi bersama relawan segera melakukan penanganan darurat dengan membersihkan pohon tumbang, membuka akses jalan, dan mendata kerugian warga terdampak.
Ngawi, IDN Times — Hujan deras disertai angin puting beliung menerjang Desa Semen, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Rabu (22/4/2026) siang. Akibatnya, puluhan rumah warga rusak parah dan akses jalan sempat terputus.
1. Puluhan rumah rusak

Angin puting beliung datang tiba-tiba saat hujan deras mengguyur sejak siang. Dampaknya, puluhan rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap. Dusun Bandung menjadi wilayah yang paling terdampak.
Kepala Desa Semen, Suyanto, mengatakan angin datang mendadak.
“Hujan deras mendadak, angin puting beliung datang menerjang. Puluhan rumah warga rusak, tapi tidak ada korban jiwa,” ujarnya.
2. Pohon tumbang dan banjir lumpuhkan akses jalan

Selain merusak rumah, angin kencang juga menumbangkan sejumlah pohon hingga menimpa rumah dan kendaraan. Di sisi lain, hujan deras menyebabkan banjir yang menggenangi jalan desa dan sempat memutus akses warga.
Peristiwa ini berlangsung dari sekitar pukul 11.00 WIB hingga 16.00 WIB. Beruntung, kondisi banjir dilaporkan mulai berangsur surut pada malam hari.
3. BPBD dan relawan turun tangan

Petugas dari BPBD Kabupaten Ngawi bersama relawan langsung melakukan penanganan darurat di lokasi. Mereka membersihkan pohon tumbang dan membuka akses jalan yang sempat tertutup.
Petugas BPBD Ngawi, Kairiyadi Bayu, menyebut cuaca ekstrem sebagai penyebab utama.
“Hujan deras mengakibatkan banjir seperti di belakang kita, dan angin juga merusak rumah warga,” jelasnya.
Hingga malam, petugas masih melakukan pendataan jumlah rumah terdampak serta kerugian akibat bencana tersebut.

















