Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bus Pemudik Tabrak Truk Bawang di Tol Ngawi, Sopir Tewas

Bus Pemudik Tabrak Truk Bawang di Tol Ngawi, Sopir Tewas
Bus Agra Mas tujuan Lamongan dari Jakarta menabrak truk bermuatan bawang merah yang tengah berhenti di pinggir jalan tol Ngawi. IDN Times/Riyanto.
Intinya Sih
  • Kecelakaan maut terjadi di Tol Ngawi saat bus Agra Mas menabrak truk bawang yang berhenti, menewaskan sopir bus dan membuat truk terguling serta muatannya berserakan.
  • Sebanyak 24 penumpang mengalami luka-luka, termasuk satu korban kritis dan sopir truk yang turut terluka, seluruhnya dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan intensif.
  • Polisi menduga sopir bus mengantuk saat kejadian; Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi kini menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Ngawi, IDN Times – Kecelakaan maut terjadi di ruas tol wilayah Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (21/3/2026) dini hari. Bus penumpang Agra Mas yang membawa pemudik tujuan Lamongan dari Jakarta menabrak truk bermuatan bawang merah yang tengah berhenti di pinggir jalan.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 04.30 WIB di Kilometer 566, tepatnya di Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi. Benturan keras membuat truk terguling dan muatannya tumpah ke badan jalan, sementara sopir bus tewas terjepit di dalam kabin.

1. Sopir bus tewas, evakuasi berlangsung dramatis

Bus Agra Mas tujuan Lamongan dari Jakarta menabrak truk bermuatan bawang merah yang tengah berhenti di pinggir jalan tol Ngawi. IDN Times/Riyanto.
Bus Agra Mas tujuan Lamongan dari Jakarta menabrak truk bermuatan bawang merah yang tengah berhenti di pinggir jalan tol Ngawi. IDN Times/Riyanto.

Petugas dari Jasa Marga dan kepolisian harus bekerja ekstra untuk mengevakuasi korban. Sopir bus, Moch Supro (36), warga Pekalongan, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terjepit setir.

Proses evakuasi berlangsung dramatis karena petugas harus membongkar bagian kemudi bus untuk mengeluarkan tubuh korban. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk dilakukan visum.

“Saya tidur di belakang, tiba-tiba ada benturan keras. Tahu-tahu sudah nabrak truk bawang, sopir meninggal,” ujar Arif Bijaksana, sopir pertama bus Agra Mas.

2. Puluhan penumpang luka, satu kritis

Bus Agra Mas tujuan Lamongan dari Jakarta menabrak truk bermuatan bawang merah yang tengah berhenti di pinggir jalan tol Ngawi. IDN Times/Riyanto.
Bus Agra Mas tujuan Lamongan dari Jakarta menabrak truk bermuatan bawang merah yang tengah berhenti di pinggir jalan tol Ngawi. IDN Times/Riyanto.

Selain korban tewas, kecelakaan ini juga menyebabkan puluhan penumpang mengalami luka-luka. Sedikitnya 24 orang, termasuk kernet bus dan sopir truk, harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Widodo Ngawi.

Seorang penumpang perempuan dilaporkan mengalami luka berat setelah sempat terjepit di dalam bus. Ia bersama korban lain langsung dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan intensif.

Sementara itu, sopir truk, Zainal Abidin (45), warga Blitar, juga mengalami luka akibat insiden tersebut.

3. Diduga sopir mengantuk, polisi lakukan penyelidikan

Bus Agra Mas tujuan Lamongan dari Jakarta menabrak truk bermuatan bawang merah yang tengah berhenti di pinggir jalan tol Ngawi. IDN Times/Riyanto.
Bus Agra Mas tujuan Lamongan dari Jakarta menabrak truk bermuatan bawang merah yang tengah berhenti di pinggir jalan tol Ngawi. IDN Times/Riyanto.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, kecelakaan diduga dipicu oleh sopir bus yang mengantuk saat mengemudi.

“Bus melaju dari arah Solo menuju Lamongan, kemudian menabrak truk yang sedang berhenti di lajur kiri untuk pengecekan ban. Sopir bus meninggal di lokasi,” jelas IPTU Yudhi Hartono, petugas PJR.

Kasus kecelakaan ini kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi untuk penyelidikan lebih lanjut, termasuk memastikan faktor penyebab pasti insiden tersebut.

Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi para pengemudi, terutama angkutan jarak jauh, untuk memastikan kondisi fisik tetap prima demi menghindari kejadian serupa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
IDN Times Hyperlocal
Faiz Nashrillah
IDN Times Hyperlocal
EditorIDN Times Hyperlocal
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More