Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Jatim-Australia Jajaki Kerja Sama Industri Kulit

Jatim-Australia Jajaki Kerja Sama Industri Kulit
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat bertemu Dubes RI untuk Australia di Grahadi. Dok. Pemprov Jatim.
Intinya Sih
  • Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Dubes RI untuk Australia Siswo Pramono membahas peluang kerja sama strategis penguatan industri kulit di Surabaya.
  • Kerja sama mencakup penyediaan bahan baku kulit halal dari Australia, transfer teknologi pengolahan, serta potensi investasi di sektor hilirisasi industri kulit Jawa Timur.
  • Inisiatif ini diharapkan memperkuat rantai pasok, meningkatkan produktivitas, dan memperluas pasar industri kulit Jatim dengan dukungan infrastruktur perdagangan dan logistik yang kuat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Surabaya, IDN Times - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia di Canberra, Siswo Pramono, bersama pelaku bisnis Australia dan Asosiasi Pengusaha Kulit Indonesia (APKI) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Pertemuan ini menghasilkan peluang kerja sama strategis untuk penguatan industri kulit Jatim.

“Ini a new hope, harapan baru bagi kita. Pak Dubes membantu membuka peluang agar industri kulit Jawa Timur bisa berkembang lebih baik,” ujarnya.

Khofifah menjelaskan, Jatim merupakan salah satu sentra industri kulit nasional yang tersebar di Sidoarjo, Magetan, dan Pasuruan. Namun, keterbatasan bahan baku berkualitas masih menjadi kendala utama dalam meningkatkan daya saing, khususnya untuk pasar ekspor.

Melalui pertemuan ini, dibuka peluang kerja sama konkret berupa penyediaan bahan baku kulit dari Australia, transfer teknologi pengolahan, hingga potensi investasi di sektor hilirisasi industri kulit.

Khofifah juga menyoroti keunggulan Australia sebagai pemasok bahan baku yang telah memenuhi standar halal internasional. Hal ini dinilai penting untuk mendukung industri kulit sekaligus produk turunannya, termasuk makanan berbahan kulit seperti rambak.

“Proses penyembelihan di Australia sudah sesuai kaidah syariah, sehingga memberikan jaminan halal bagi kita,” jelasnya.

Selain memperkuat rantai pasok, kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas industri kulit Jawa Timur sekaligus memperluas pasar domestik dan global.

Di sisi lain, Khofifah menegaskan, Jatim memiliki posisi strategis sebagai pusat perdagangan dan logistik di kawasan timur Indonesia. Dengan dukungan infrastruktur seperti kawasan industri, pelabuhan, bandara, hingga jalan tol, Jatim dinilai siap menjadi mitra strategis bagi Australia.

“Jawa Timur siap menjadi mitra strategis Australia dengan keunggulan di sektor industri, perdagangan, dan konektivitas regional,” tegasnya.

Sementara itu, Dubes RI untuk Australia Siswo Pramono menyatakan bahwa kerja sama ini dirancang sebagai skema saling menguntungkan. Indonesia akan memperoleh bahan baku kulit, sementara investor Australia berpeluang menanamkan modal di industri pengolahan di dalam negeri.

“Jadi kita beli kulitnya, tapi mereka juga akan investasi di industri kulit kita. Ini win-win solution,” katanya.

Ia menambahkan, kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian tur bisnis untuk mempertemukan pelaku usaha kedua negara, sekaligus menindaklanjuti kunjungan sebelumnya yang membawa pengusaha Indonesia melihat langsung fasilitas rumah potong hewan halal di Australia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More