Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

ITS Buka Program Magister Double Degree Desain Interior dengan UCSI

Kota Surabaya
2 min read
ITS Buka Program Magister Double Degree Desain Interior dengan UCSI
ITS dan perwakilan universitas mitra dalam peluncuran program double degree Magister Desain Interior ITS dengan USCI University, Malaysia. (Dok. ITS)
  • Departemen Desain Interior ITS membuka program Magister Double Degree dengan UCSI University Malaysia, kolaborasi gelar ganda internasional pertama departemen tersebut.

  • Sejak 27 Oktober 2026, dua mahasiswa mengikuti program minimal dua tahun: satu tahun di ITS dan satu tahun di UCSI, disertai administrasi, visa, dan bimbingan riset bersama.

  • Mahasiswa berpeluang meraih dua gelar, memperluas perspektif lintas budaya serta jejaring profesional; UCSI juga menyediakan jalur cepat PhD bagi peserta berprestasi dan berpotensi riset unggul.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Kabar baik untuk mahasiswa dan calon mahasiswa magister, Departemen Desain Interior Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) telah membuka Program Magister Double Degree dengan University College Sedaya International atau yang dikenal sebagai UCSI University, Malaysia.

Kepala Departemen Desain Interior ITS Dr Anggra Ayu Rucitra ST MMT mengatakan, program tersebut dilatarbelakangi oleh keinginan untuk meningkatkan daya saing pendidikan desain interior Indonesia di kancah global. Kolaborasi dengan UCSI University ini merupakan kerja sama gelar ganda internasional pertama yang dijalin oleh Departemen Desain Interior ITS.

“Kami ingin mahasiswa mampu membawa kekayaan pengetahuan desain Indonesia ke dalam percakapan akademik global,” ujarnya, Selasa (3/11/2026).

Ia menilai pemahaman lintas budaya penting dalam desain interior karena ruang erat kaitannya dengan perilaku dan nilai masyarakat. Pengalaman akademik di Indonesia dan Malaysia diharapkan dapat memperluas perspektif mahasiswa dalam memahami hubungan manusia dengan lingkungan binaannya. “Saya berharap desain interior Indonesia semakin diperhitungkan di tingkat internasional,” harapnya.

Terhitung sejak 27 Oktober 2026, dua mahasiswa telah mengikuti program gelar ganda tersebut. Anggra menjelaskan bahwa program magister ini memiliki masa studi minimal dua tahun, dengan pembagian satu tahun perkuliahan di ITS dan satu tahun berikutnya di UCSI University, Malaysia. Akan tetapi, ketentuan tersebut dapat disesuaikan berdasarkan kesepakatan kedua institusi.

“Pengaturan ini didukung dengan pemenuhan administrasi akademik, persyaratan visa, serta pelaksanaan pembimbingan riset bersama,” ujarnya.

Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas pengalaman akademik di tingkat internasional. Melalui program tersebut, mahasiswa berkesempatan menempuh pembelajaran di dua lingkungan akademik yang berbeda, yakni memperoleh perspektif keilmuan yang lebih beragam serta mengembangkan penelitian melalui bimbingan bersama dari kedua institusi.

Selain memperoleh dua gelar setelah memenuhi seluruh persyaratan akademik, mahasiswa juga berkesempatan memperluas jejaring akademik dan profesional. Pengalaman tersebut dapat menjadi bekal untuk pengembangan karier, kolaborasi riset, hingga studi lanjut. Anggra menambahkan, UCSI juga menawarkan peluang jalur cepat (fast track) menuju jenjang doktor (PhD) bagi mahasiswa dengan prestasi akademik dan potensi riset yang unggul.

“Kesempatan ini membuka jalur studi lanjut yang lebih terarah bagi mahasiswa yang ingin mendalami riset,” tutur mantan Kepala Unit Komunikasi Publik (UKP) ITS ini.

    Related Articles

    See More