Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pada Istrinya Tono Mengaku Menikahi DH, Tapi Katanya Hilang

Kota Madiun
3 min read
Pada Istrinya Tono Mengaku Menikahi DH, Tapi Katanya Hilang
ilustrasi pembunuhan (IDN Times/Nathan Manaloe)
  • Istri sah DBM mengaku baru mengetahui pada 10 Oktober 2026 bahwa suaminya telah menikah siri sekitar dua tahun dengan DH.

  • DBM awalnya memberi tahu istri sah bahwa istri sirinya dan anak mereka hilang, tanpa menjelaskan dugaan pembunuhan dan mutilasi yang kemudian mencuat.

  • Istri sah, seorang guru, menyatakan tidak mengetahui aktivitas DBM di belakang rumah dan baru mengetahui dugaan kejahatan setelah DBM ditangkap pada 25 Oktober 2026.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Madiun, IDN Times – MA, istri sah Dwi Bagus Martono (DBM) alias Tono, tersangka kasus dugaan pembunuhan disertai mutilasi terhadap DH (30) dan anaknya, AGF (4), mengungkap pengakuan mengejutkan suaminya sebelum ditangkap polisi.

Pada 10 Oktober 2026, DBM disebut mengaku telah memiliki perempuan lain dan menikahinya secara siri selama kurang lebih dua tahun. Namun, dalam percakapan yang berlangsung di teras belakang rumah mereka, DBM justru menyampaikan bahwa perempuan tersebut bersama anaknya telah hilang.

Istri sah DBM mengaku saat itu belum mengetahui persoalan sebenarnya yang terjadi terhadap DH dan anaknya. Ia hanya menerima informasi mengenai hilangnya perempuan yang disebut sebagai istri siri suaminya tersebut. "Saya masih mencerna dan menerima fakta bahwasanya ternyata ada hubungan lain yang dia bangun di atas rumah tangga kami," ungkapnya saat memberikan keterangan kepada media, Senin (2/11/2026).

  1. 1. Baru tahu suami menikah siri selama dua tahun

    Riyanto
    Istri sah Dwi Bagus Martono (DBM), tersangka kasus pembunuhan disertai mutilasi saat memberikan keterangan kepada media. (IDN Times/Riyanto)

    MA mengaku baru mengetahui suaminya menjalin hubungan dengan perempuan lain pada 10 Oktober 2026. Pengakuan itu disampaikan langsung oleh DBM ketika keduanya berbincang di teras bagian belakang rumah. Dalam percakapan tersebut, tersangka disebut mengakui telah menikah siri dengan perempuan lain selama kurang lebih dua tahun.

    Informasi itu menjadi pukulan tersendiri bagi istri sah DBM. Ia mengaku masih berusaha mencerna kenyataan bahwa suaminya telah membangun hubungan lain di luar pernikahan mereka.

  2. 2. DBM awalnya mengabarkan istri siri dan anaknya hilang

    Riyanto
    DBM tersangka pembunuhan disertai mutilasi diteriaki warga saat rekontruksi. (IDN Times/Riyanto)

    Setelah mengungkapkan pernikahan sirinya, DBM disebut menyampaikan kabar bahwa perempuan tersebut bersama anaknya telah hilang. Menurut MA, informasi pertama yang diterimanya bukan mengenai dugaan pembunuhan, melainkan kabar hilangnya perempuan dan anak tersebut. "Awal informasi yang dia sampaikan adalah kalau istrinya dan anaknya hilang," katanya.

    Percakapan itu berlangsung pada 10 Oktober 2026 di teras belakang rumah mereka. Saat itu, ia mengaku belum mengetahui apa yang sebenarnya terjadi terhadap DH dan anaknya.

  3. 3. Mengaku tak tahu aktivitas suami di belakang rumah

    Riyanto
    Tungku pembakaran belakang rumah DBM. (IDN Times/Riyanto)

    Perempuan yang berprofesi sebagai guru tersebut juga mengaku tidak mengetahui aktivitas DBM di bagian belakang rumah. Ia menjelaskan, setiap hari bekerja di sekolah mulai pukul 07.00 hingga 15.30 WIB. Bahkan, sebelum pukul 07.00 WIB, dirinya sudah harus berada di sekolah untuk melakukan absensi.

    "Saya benar-benar tidak mengetahui peristiwa itu terjadi dan apa yang suami saya lakukan," ujarnya.

    Rumah tersebut, kata dia, hanya dihuni dirinya bersama DBM. Selain sebagai tempat tinggal, bangunan itu juga digunakan untuk usaha bimbingan belajar miliknya yang beroperasi mulai pukul 15.00 hingga 20.00 WIB. Ia menegaskan baru mengetahui dugaan tindak kejahatan yang dilakukan suaminya setelah DBM ditangkap pada 25 Oktober 2026.

    "Saya baru mengetahui tindak kejahatan yang dilakukan suami saya saat ada di Polda dan setelah beliau tertangkap," tuturnya.

    Ia mengaku tidak mendapatkan penjelasan secara terperinci mengenai peristiwa tersebut. Informasi perkembangan kasus justru diperolehnya melalui kuasa hukum, adiknya, serta pemberitaan media. "Saya pun tidak sampai hati membayangkan ini semua terjadi," katanya.

Related Articles

See More